Ferrari dan McLaren Kuasai Hungaroring, Antonelli Tak Terkejut
Kimi Antonelli tak terkejut Ferrari dan McLaren mendominasi GP Hungaria 2026. Lando Norris merebut pole position pertamanya musim ini.
Bupati Sleman Sri Purnomo bersama anggota Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Sleman memantau kendaraan yang melintas di perbatasan Kecamatan Prambanan dengan Klaten, Jawa Tengah. ANTARA/HO-Humas Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN - Penanganan kasus COVID-19 di wilayah Kabupaten Sleman dalam beberapa hari ini menunjukkan perkembangan yang bagus dimana jumlah pasien positif yang sembuh terus naik, namun masyarakat diminta agar bisa \'melawan lupa\' agar tidak terjadi peningkatan lagi. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo.
"Saat ini angka pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh di Kabupaten Sleman terus bergerak naik. Kemarin tercatat ada 123 orang, sedangkan yang sembuh sebanyak 104 orang. Saat ini yang masih dirawat ada 17 orang," kata Sri Purnomo di Sleman, Selasa (30/6/2020).
Menurut dia, perkembangan penanganan kasus COVID-19 di Sleman yang cukup baik ini harus diikuti dengan perilaku masyarakat yang tidak lupa untuk selalu menaati protokol kesehatan.
"Masyarakat harus bisa melawan lupa, jangan sampai karena lupa dan terlena justru dapat menimbulkan gelombang kedua kasus COVID-19 di Sleman," katanya.
Ia mengatakan, kemarin ada penambahan empat orang yang positif COVID-19, namun dari penelusuran mereka terpapar COVID-19 dari luar Sleman.
"Ada yang baru pulang bepergian dari Surabaya dan ada yang dari Kalimantan," katanya.
Sri Purnomo mengatakan yang juga harus diwaspadai adalah saat ini masih banyak orang tanpa gejala (OTG) yang ada di masyarakat, dan ini tanpa disadari berpotensi menularkan virus COVID-19.
"Sehingga semua masih harus waspada, dan ini mungkin waktunya bisa lebih lama lagi. Sampai vaksin COVID-19 ditemukan. Jika lengah maka bisa terjadi gelombang kedua kasus COVID-19 yang lebih besar," katanya.
Ia mengatakan Pemkab Sleman juga terus berupaya untuk memaksimalkan penanganan kasus COVID-19 di wilayah setempat, baik itu dari sisi perawatan pasien, upaya pencegahan dan penularan serta antisipasi terjadinya klaster baru.
"Semua yang tergabung dalam Gugus Tugas Penanganan COVID-19 bekerja secara maksimal. Baik itu fasilitas kesehatan, tenaga medis, tenaga sosial sampai bidang ekonomi," katanya.
Ketaatan terhadap protokol kesehatan, kata dia, terus disosialisasikan dan dilaksanakan di setiap kegiatan pelayanan masyarakat, pasar tradisional, objek wisata, pusat perbelanjaan dan lainnya.
"Kami harapkan semua tetap bisa konsisten, tidak lengah untuk selalu mentaati protokol kesehatan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kimi Antonelli tak terkejut Ferrari dan McLaren mendominasi GP Hungaria 2026. Lando Norris merebut pole position pertamanya musim ini.
Media asing seperti Financial Times dan Reuters menyoroti pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia. Analis menilai langkah ini berpot
Kris Dayanti meraih dua medali emas pada Kejuaraan Nasional Wushu Kungfu 2026. Prestasi di usia 51 tahun ini menjadi inspirasi bahwa semangat berprestasi tidak
Bajaj akan meluncurkan motor listrik terbarunya ke pasar ekspor lebih dulu sebelum India. Amerika Latin dipilih sebagai target utama karena permintaan kendaraan
Asita DIY menilai tren wisata multi-destinasi menjadi peluang besar bagi Yogyakarta untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan, memperkuat ekonomi lokal, dan men
Harga Bright Gas resmi turun di DIY dan Pulau Jawa. Bright Gas 12 kg kini Rp220.000 dan 5,5 kg Rp103.000 per tabung mulai Juli 2026.