OpenAI Utamakan Keamanan di Tengah Risiko Pengembangan AI
OpenAI mengutamakan keamanan dalam pengembangan AI melalui pendekatan berlapis dan melibatkan masukan masyarakat dalam evaluasi.
Menteri Riset Teknologi/BRIN Bambang PS Brodjonegoro dan Kepala BPPT Hammam Riza - BPPT
Harianjogja.com, JAKARTA – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyatakan 20.000 Rapid Diagnostic Test (RDT) Kit untuk deteksi antibodi IgG/IgM sedang diproduksi untuk mengetahui infeksi virus corona atau Covid-19.
Kepala BPPT Hammam Riza mengatakan menuturkan pada 12 Juni 2020, diharapkan produksi 20.000 perangkat tes cepat itu selesai. Distribusi alat tes cepat itu akan dilakukan Pusat Pelayanan Teknologi (Pusyantek).
"Sedang produksi 20.000 unit dalam minggu ini pesanan BPPT untuk dapat distribusikan," katanya, Kamis (11/6/2020).
Perangkat RDT untuk deteksi IgG/IgM ini dikembangkan oleh BPPT, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Mataram, PT Hepatika Mataram.
Menurutnya, RDT Kit untuk deteksi antibodi IgG/IgM, masuk dalam tahap uji validasi tahap akhir terhadap 10.000 unit untuk jenis perangkat yang sama. Perangkat tes deteksi cepat itu diperlukan untuk memenuhi kebutuhan tes cepat mendesak Covid-19.
Sebelumnya, pada 9 Mei 2020, RDT ini telah didapatkan Nomor Izin Edar (NIE) dari Kementerian Kesehatan RI dengan nomor AKD 20303020697. Pada pekan kedua Mei 2020 mulai dilakukan uji validasi pada beberapa rumah sakit di Yogyakarta, Solo, Semarang dan Surabaya.
Pada Juni 2020, direncanakan 40.000 RDT kit untuk didistribusikan diantaranya ke rumah sakit-rumah sakit. Pada Juli-Agustus 2020, ditargetkan 100.000–500.000 perangkat RDT yang akan diproduksi massal oleh PT Hepatika Mataram, BPPT dan industri lain.
BPPT juga telah menyampaikan ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 agar memproduksi sebanyak dua juta unit RDT kit tersebut untuk kebutuhan dalam negeri.
Terpisah, Ketua TFRIC-19 Soni Solistia Wirawan mengatakan RDT antibodi IgG/IgM bisa mendeteksi secara cepat keberadaan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 dalam waktu 5-10 menit cukup dengan meneteskan darah atau serum pada alat RDT Kit IgG/IgM.
RDT Kit IgG/IgM dirancang menggunakan platform teknologi imunokromatografi yang berbasiskan virus lokal Indonesia, sehingga diharapkan lebih sensitif dan lebih spesifik untuk orang Indonesia dibandingkan produk impor.
Perangkat tes cepat itu bermanfaat untuk deteksi antibodi IgM dan IgG orang terpapar COVID-19 baik digunakan untuk orang tanpa gejala, orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), post infeksi dan gambaran herd immunity.
Alat tersebut praktis atau mudah diaplikasikan di mana saja, spesifik, murah, tanpa alat pendukung lain, cepat memberikan hasil yang dalam waktu paling lama 15 menit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
OpenAI mengutamakan keamanan dalam pengembangan AI melalui pendekatan berlapis dan melibatkan masukan masyarakat dalam evaluasi.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.
Jadwal KRL Jogja-Solo 1 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan dari Jogja ke Palur. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif Rp8.000.