Advertisement
Luhut Minta Anak Muda Dukung Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi
Luhut Binsar Panjaitan - Antara/M. Agung Rajasa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta anak muda terus berkreasi dan menciptakan sesuatu membanggakan yang bisa mendukung pemulihan ekonomi.
"Kalian para anak muda, harus ada kreasi, ciptakan kreasi. Jadi jangan hanya jadi sekrup, tetapi kalian harus menciptakan tempat untuk sekrup tersebut, kalian mengatur sedemikian rupa sekrup-sekrup tersebut, sehingga tercipta sesuatu yang hebat," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.
Advertisement
Luhut menyampaikan hal tersebut kepada 680 anak muda yang tergabung dalam Tim Dana Indonesia (DANAMAZE) melalui konferensi video, Kamis (4/6/2020).
Dalam acara tersebut Luhut menjelaskan berbagai isu terkini yang mengemuka, termasuk menjabarkan berbagai upaya dan kerja total pemerintah guna pengendalian dan pemulihan ekonomi, dampak dari pandemi Covid-19.
"Pola hidup kita harus berubah menjadi lebih sehat dan bersih. Pemerintah telah menetapkan regulasi untuk mengubah perilaku masyarakat untuk meningkatkan ketahanan kesehatan. Budaya memakai masker, jaga jarak, dan lebih sering mencuci tangan akan menjadi kebiasaan baru masyarakat kita," tambahnya.
Terkait pemulihan ekonomi, Luhut juga menjelaskan dukungan pemerintah untuk sektor ekonomi kreatif dan pariwisata. Ia juga menuturkan peran dompet digital untuk distribusi logistik bagi masyarakat.
"Platform penjualan online menjadi solusi karena mampu bertahan di tengah pandemi, namun banyak juga UMKM yang belum melek online. Oleh karenanya kini saatnya kita bergotong-royong merangkul UMKM. Kemudian, salah satu tantangan pemerintah, ialah jalur distribusi logistik, dompet digital akan sangat dipertimbangkan," katanya.
Luhut kembali berpesan bahwa kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk melakukan protokol kesehatan sangat diperlukan. Demikian pula peran anak-anak muda kreatif untuk turut mengkampanyekan hal tersebut kepada masyarakat juga sangat penting.
"Untuk pemulihan ekonomi, pemerintah juga telah melakukan langkah-langkah, agar semua kementerian/lembaga meningkatkan pembelian produk ekonomi kreatif, baik via e-commerce atau e-catalogue LKPP, sejalan dengan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. Selain itu meningkatkan porsi penerimaan negara dari wisatawan domestik dan asing, dengan juga menerapkan protokol keamanan dan keselamatan dan mencakup aspek kebersihan dan kesehatan di destinasi wisata, asal jujur, bekerja keras, kerja dengan hati, berbuat baik dengan semua orang tanpa ada batasan SARA. Saya yakin bisa melewati segala tantangan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pemerintah Kaji WFH untuk Tekan Konsumsi BBM 2026
- Iran Naikkan Gaji 60 Persen Saat Perang, Strategi atau Tanda Krisis?
- BPOM Cabut Izin Edar 8 Kosmetik, Promosi Berbau Asusila
- KPK Periksa Gus Alex Terkait Korupsi Kuota Haji Seusai Penahanan Yaqut
- Ledakan Keras di Masjid Jember Saat Tarawih, 1 Jemaah Dilarikan ke RS
Advertisement
Sampah Lebaran Diprediksi Naik 20 Persen, DLH Jogja Siapkan Strategi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- UAD Raih Hibah WWF-Indonesia, Wujudkan Kampus Tanpa Sampah Plastik
- Pemkab Bantul Siapkan Pengamanan Libur Lebaran
- AirPods Max 2 Resmi Rilis, Bisa Terjemahkan Bahasa Secara Langsung
- Transformasi Digital, DAP Corporate Resmikan Website Baru
- Jam Paling Rawan Kecelakaan Saat Puasa, Waspadai Pukul 13.0016.00
- Tragedi Rumah Sakit India: 10 Pasien ICU Meninggal
- Chelsea Kena Sanksi Rp225 Miliar, Ini Sebabnya
Advertisement
Advertisement








