Advertisement

Jerman Hentikan Riset Hydroxychloroquine untuk Covid-19, Ini Alasannya..

Newswire
Jum'at, 29 Mei 2020 - 14:17 WIB
Sunartono
Jerman Hentikan Riset Hydroxychloroquine untuk Covid-19, Ini Alasannya.. Foto ilustrasi. - ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Advertisement

Harianjogja.com, BERLIN--Universitas di Jerman menghentikan riset klinis yang menggunakan obat anti-malaria hydroxychloroquine untuk Covid-19, lapor Spiegel Online pada Kamis (28/5).

Hal itu dilakukan setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pekan ini memutuskan untuk menghentikan sebuah uji coba besar terkait masalah keamanan. "Kini kami mungkin menghentikan riset selama dua pekan," kata Peter Kremsner, Direktur Medis Tuebingen University Hospital kepada Spiegel, yang melaporkan keputusan itu pada Kamis sore.

Advertisement

Selanjutnya akan dilakukan evaluasi apakah riset tersebut akan dilanjutkan, menurut Spiegel.

Hydroxychloroquine digembar-gemborkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pejabat lainnya sebagai pengobatan potensial untuk penyakit yang disebabkan oleh virus corona. Trump mengaku mengonsumsi obat tersebut untuk membantu mencegah infeksi.

Namun sejumlah negara Eropa pada Rabu mulai menghentikan penggunaan obat anti-malaria untuk mengobati pasien COVID-19, dan sebuah uji coba global kedua ditunda.

Kremsner mengatakan kepada Spiegel bahwa ia tidak memiliki indikasi efek samping yang mungkin berhubungan dengan hydroxychloroquine, mengatakan ia yakin obat tersebut mungkin dalam beberapa kasus digunakan pada pasien, di mana risiko efek sampingnya sangat tinggi. "Saya yakin bahwa kami dapat melanjutkan uji coba," katanya seperti dikutip Spiegel.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

PLN Jogja Lakukan Pekerjaan Tanpa Padam

Jogja
| Sabtu, 21 Mei 2022, 00:17 WIB

Advertisement

alt

Rute ke Gumuk Pasir, Objek Wisata yang Dikunjungi Pemainnya KKN Desa Penari

Wisata
| Selasa, 17 Mei 2022, 13:37 WIB

Advertisement

Advertisement