Dubes RI untuk Saudi: Kebiasaan Warga Arab Doakan Pemerintah Perlu Diadopsi

Ilustrasi-Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud (kedua kanan), Menko PMK saat itu Puan Maharani (kiri) dan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh (kedua kiri) menghadiri pertemuan dan dialog dengan 28 tokoh lintas agama di Jakarta, Jumat (3/3). - Setpres/Laily Rachev
27 Mei 2020 06:57 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Selama pandemi, warga pengguna media sosial di Arab Saudi terus mendoakan pemerintah setempat agar kuat menangani pandemi Corona. Hal tersebut disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel. 

Agus menyebut netizen Arab Saudi selalu mendoakan Raja Salman, Putra Mahkota Muhammad bin Salman, seluruh menteri dan pejabat negara itu agar diberi kekuatan menghadapi pandemi.

Menurut Agus, berdasarkan seorang ulama asal Bukhara, mendoakan pemerintah akan berdampak baik pada masyarakat. Mendoakan pemerintah diyakini akan membawa kemaslahatan kepada umat.

“Semua usaha pemerintah selalu diarahkan untuk kemaslahatan rakyat, dan bangsa. Pesan ini perlu kita adopsi,” kata Agus saat konferensi virtual, Selasa (26/5/2020).

Atas dasar itu, Agus meminta masyarakat Tanah Air mendoakan Presiden, Wapres dan seluruh pejabat di pemerintahan baik di pusat maupun daerah tingkat I dan II.

Selama pandemi meluas di Indonesia, warganet kerap mengkritik kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, termasuk sikap pemerintah dalam menghadapi pandemi ini. Salah satunya saat di awal pandemi ini meluas, pemerintah terkesan tak acuh pada virus tersebut sehingga menuai kritik netizen.

Agus Mahtuh mendorong agar masyarakat secara bersama memerangi dan menghadapi Corona. Upaya ini diyakini dapat menghilangkan peredaran virus dengan mematuhi anjuran pemerintah.

“Allah menurunkan penyakit wabah pandemi pasti Allah akan menurunkan obat untuk penyakit tersebut,” tutur Agus mengacu pada sebuah hadis.

Sumber : Bisnis.com