Advertisement
Dubes RI untuk Saudi: Kebiasaan Warga Arab Doakan Pemerintah Perlu Diadopsi
Ilustrasi-Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud (kedua kanan), Menko PMK saat itu Puan Maharani (kiri) dan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh (kedua kiri) menghadiri pertemuan dan dialog dengan 28 tokoh lintas agama di Jakarta, Jumat (3/3). - Setpres/Laily Rachev
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Selama pandemi, warga pengguna media sosial di Arab Saudi terus mendoakan pemerintah setempat agar kuat menangani pandemi Corona. Hal tersebut disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel.
Agus menyebut netizen Arab Saudi selalu mendoakan Raja Salman, Putra Mahkota Muhammad bin Salman, seluruh menteri dan pejabat negara itu agar diberi kekuatan menghadapi pandemi.
Advertisement
Menurut Agus, berdasarkan seorang ulama asal Bukhara, mendoakan pemerintah akan berdampak baik pada masyarakat. Mendoakan pemerintah diyakini akan membawa kemaslahatan kepada umat.
“Semua usaha pemerintah selalu diarahkan untuk kemaslahatan rakyat, dan bangsa. Pesan ini perlu kita adopsi,” kata Agus saat konferensi virtual, Selasa (26/5/2020).
Atas dasar itu, Agus meminta masyarakat Tanah Air mendoakan Presiden, Wapres dan seluruh pejabat di pemerintahan baik di pusat maupun daerah tingkat I dan II.
Selama pandemi meluas di Indonesia, warganet kerap mengkritik kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, termasuk sikap pemerintah dalam menghadapi pandemi ini. Salah satunya saat di awal pandemi ini meluas, pemerintah terkesan tak acuh pada virus tersebut sehingga menuai kritik netizen.
Agus Mahtuh mendorong agar masyarakat secara bersama memerangi dan menghadapi Corona. Upaya ini diyakini dapat menghilangkan peredaran virus dengan mematuhi anjuran pemerintah.
“Allah menurunkan penyakit wabah pandemi pasti Allah akan menurunkan obat untuk penyakit tersebut,” tutur Agus mengacu pada sebuah hadis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Iran Naikkan Gaji 60 Persen Saat Perang, Strategi atau Tanda Krisis?
- BPOM Cabut Izin Edar 8 Kosmetik, Promosi Berbau Asusila
- KPK Periksa Gus Alex Terkait Korupsi Kuota Haji Seusai Penahanan Yaqut
- Ledakan Keras di Masjid Jember Saat Tarawih, 1 Jemaah Dilarikan ke RS
- Chelsea Kena Sanksi Rp225 Miliar, Ini Sebabnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Liga Champions: Misi Mustahil Man City, Barca Siap Menggila
- Bocoran Galaxy Wide Fold: Layar 4:3 dan Baterai 4.800 mAh
- Proyek Besar Suriname: Kluivert, Seedorf, dan Target Piala Dunia
- BMW Recall Seri 5 dan 7, Sensor AC Berpotensi Picu Kebakaran
- Vonis Korupsi Lurah Bohol Dinilai Ringan, Jaksa Tempuh Banding
- Investor Asia Tarik Dana dari Dubai, Pindah ke Singapura
- Jaga Stabilitas, Bank Mandiri Semarang Siapkan Tunai Rp4,18 Triliun
Advertisement
Advertisement









