Episentrum Covid-19 di Italia Lewati Hari Tanpa Kematian

Tentara membangun rumah sakit lapangan untuk perawatan pasien corona di Cremona, Italia. - Bloomberg/Francesca Volpi
26 Mei 2020 12:37 WIB M. Syahran W. Lubis News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Pemerintah Italia mengumumkan terdapat 92 kematian akibat virus Corona pada Senin (25/5/2020) tengah malam WIB. Tak satu pun yang meninggal di Lombardy, wilayah paling parah yang terhantam Covid-19 dengan hampir separuh kematin terhadi di sana.

Jumlah kematian yang hanya 92 orang itu juga merupakan kemajuan setelah selama beberapa hari terakhir angka kematian secara harian lebih dari 100 orang.

Selain itu, hanya 300 infeksi baru yang dihitung sepanjang Senin dan itu juga merupakan angka terendah sejak 29 Februari 2020.

Pada Minggu (24/5/2020) kematian di Lombardy tercatat 34 orang dan kemajuan sangat besar pada Senin tidak ada yang meninggal akibat corona di wilayah tersebut, setidaknya berdasarkan angka resmi otoritas setempat.

Terlepas dari kemungkinjan tetap ada kematian akibat Covid-19 di Lombardy yang tidak terdeteksi secara resmi, ini adalah perkembangan yang layak disambut baik, mengingat Lombardy telah menjadi sarang pandemi yang sangat parah di Italia.

Pada Senin, ada 230.158 tes yang memberi hasil positif Covid-19 (bertambah 300), dengan 55.300 di antaranya aktif saat ini (turun 1.294). Sebanyak 141.181 orang telah pulih (+1.502) dan 32.877 meninggal.

Dari 55.300 kasus aktif, 46.574 menjalani isolasi mandiri (-854), sebanyak 8.185 orang dengan gejala dirawat di rumah sakit (-428), dan 541 dalam ruang perawatan intensif (-12).

Selama 24 jam terakhir dilakukan 3.482.253 tes, meningkat 35.241 dibandingkan dengan sehari sebelumnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia