Advertisement
China Tuding AS Sebarkan Kebohongan soal Virus Corona
Menteri Luar Negeri China Wang Yi - JIBI/Bisnis.com
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Luar Negeri China Wang Yi menuduh Amerika Serikat (AS) menyebarkan konspirasi dan kebohongan tentang virus Corona. Dia mendesak AS untuk berhenti membuang-buang waktu dalam menangani pandemi Covid-19.
Presiden AS Donald Trump, yang menghadapi pemilihan ulang tahun ini dan telah dikritik karena penanganannya atas pandemi Covid-19, di mana Trump telah menyalahkan China karena berusaha menutupi wabah itu.
Advertisement
Wang mengatakan bahwa China telah bertindak secara bertanggung jawab untuk menjaga kesehatan publik global sejak virus pertama kali muncul pada bulan Desember.
Dalam konferensi pers tahunan selama sesi parlemen China, Wang mengatakan bahwa beberapa kekuatan politik di AS mengambil sandera hubungan China-AS
Dia tidak memerinci apa kekuatan-kekuatan itu, tetapi dia mengatakan mereka berusaha mendorong kedua negara kita ke ambang Perang Dingin yang baru.
"Selain kerusakan yang disebabkan virus corona, ada juga virus politik yang menyebar di AS," kata dia seperti dikutip BBC, Senin (25/5/2020).
"Beberapa politisi sepenuhnya mengabaikan fakta-fakta dasar dan telah mengarang terlalu banyak kebohongan yang menargetkan China, dan merencanakan terlalu banyak konspirasi."
Kendati begitu, dia menyerukan kerjasama antara Washington dan Beijing dalam menanggulangi wabah tersebut.
"Kami berdua memikul tanggung jawab utama untuk perdamaian dan pembangunan dunia," katanya.
Donald Trump dan Beijing telah melakukan perdagangan duri berulang dalam beberapa pekan terakhir, pada isu-isu dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dengan potensi tuntutan hukum terhadap China atas dugaan penutupan wabah Covid-19.
Kedua kekuatan dunia telah mengalami gesekan yang sudah berlangsung lama atas isu-isu seperti perdagangan dan hak asasi manusia, tetapi ketegangan telah meningkat secara dramatis di tengah pandemi. Pandemi telah memperburuk hubungan antara Amerika Donald Trump dan China Xi Jinping.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bentrok Pakistan-Afghanistan Memanas, PBB Serukan Jalur Diplomasi
- Pengamat Dorong THR Dibayar H-14, Ini Alasannya
- 869 Ribu PBI JKN Aktif Lagi, Mensos Ungkap Skema Reaktivasi
- YouTuber Korea Klaim Dirinya Yesus, Raup Donasi Rp587 Miliar
- Bansos PKH dan BPNT Kuartal I 2026 Cair 90 Persen, Total Rp20 Triliun
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 27 Februari 2026
- Jadwal KA Bandara YIA Reguler dan Xpress Jumat 27 Februari 2026
- Cuaca DIY Jumat 27 Februari 2026: Seluruh Wilayah Alami Hujan Ringan
- Pemadaman Listrik: Sedayu, Jogja, Wates dan Kalasan Kena Giliran
- Bus DAMRI Jogja-YIA, Cek Jadwal Lengkap 27 Februari 2026
- Jadwal KSPN Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Ndrini 27 Februari
- Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat 27 Februari 2026
Advertisement
Advertisement









