Jubir Covid-19: Relaksasi PSBB Belum Dilakukan

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto. JIBI - Bisnis/Nancy Junita
21 Mei 2020 02:37 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Hingga kini tidak ada upaya pemerintah untuk mengendorkan pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Hal tersebut disampaikan juru bicara Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto. 

“Tidak ada upaya saat ini yang sedang dijalankan pemerintah untuk mengendorkan atau merelaksasi PSBB,” katanya saat konferensi pers virtual, Rabu (20/5/2020).

Dia menyebut memang benar pemerintah saat ini sedang melakukan berbagai kajian maupun skenario yang akan dikembangkan dan dilaksanakan untuk merelaksasi PSBB.

Akan tetapi kondisi ini akan dilakukan apabila kondisi pengendalian Corona sudah memungkinkan untuk diterapkan kebijakan tersebut. Namun, pemerintah masih melakukan kajian.

“Problem dari tiap daerah dari provinsi maupun kabupaten kota tidak sama. Oleh karena itu dibutuhkan kajian data yang komprehensif oleh semua pihak. Ini yang sedang disusun pemerintah,” tuturnya.

Dia meminta masyarakat tidak memaknai bahwa kebijakan tersebut sudah dilakukan. Pasalnya, apabila relaksasi dilakukan tanpa perhitungan matang, maka akan menyebabkan penularan baru.

Kondisi itu terjadi setelah muncul stigma dari masyarakat bahwa tidak diperlukan lagi melaksakan protkol kesehatan seperti jaga jarak dan mengenakan masker.

“Kalau ini yang dilakukan maka penularan akan semakin banyak. Kasus positif akan semakin banyak dan akan semakin menyulitkan kita,” terangnya.

Pada Rabu (20/5/2020), pasien terkonfirmasi Covid-19 meningkat 693 kasus menjadi 19.189 kasus. Di samping itu pasien sembuh juga naik 108 menjadi 4.575 pasien dan total 1.242 pasien meninggal dunia.

Sumber : bisnis.com