2.434 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar, Karhutla Makin Mengancam
BMKG Supadio mendeteksi 2.434 titik panas di Kalbar. Warga diminta waspada karena sebagian wilayah mudah hingga sangat mudah terbakar.
Petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Klas 1 Soetta memeriksa suhu tubuh Menteri BUMN Erick Thohir saat melakukan peninjauan kesiapan Bandara dalam menghadapi COVID-19 di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (11/3/2020). /Antara Foto, Muhammad Iqbal
Harianjogja.com, JAKARTA--Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam mendukung Menteri BUMN Erick Thohir dalam menuntaskan penyiapan skenario new normal yang dinamai dengan gerakan #CovidSafe BUMN. Langkah ini dinilai dapat menumbuhkan optimistis publik di tengah situasi ekonomi yang sulit saat ini.
"Mulai sekarang, kita tidak perlu mendikotomikan penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi. Dua hal itu bukan saling meniadakan, karena protokol kesehatan digunakan untuk menopang produktivitas ekonomi. Kita harus siap masuk new normal, aman dari COVID-19 dan tetap produktif, termasuk di lingkungan BUMN," kata Mufti, dikonfirmasi dari Surabaya, Selasa.
Menurut Mufti, setelah skenario \'new normal" BUMN muncul, publik bereaksi positif, dan terbukti pasar keuangan menyambut positif, termasuk di pasar surat berharga negara, dimana modal kembali mengalir ke pasar obligasi negara, dan menjadi stimulus bagi pelaku ekonomi untuk kembali optimistis.
"Optimisme ini penting untuk membangun kesadaran bahwa new normal akan segera tiba, era ketika kita kembali produktif sekaligus tetap menghindari COVID-19. Tinggal waktunya menunggu komando pemerintah terkait PSBB, terkait kajian epidemiologi di masing-masing daerah tempat BUMN beroperasi," tutur Mufti yang merupakan politisi PDI Perjuangan itu.
Ia mengatakan, bahwa optimistis tak ternilai harganya dalam membangun pergerakan ekonomi, oleh karena itu langkah Erick Thohir perlu terus didukung dalam menyiapkan "new normal" BUMN.
"Kementerian BUMN perlu menuntaskan konsolidasi kesiapan SDM, metode operasional, teknologi produksi, pengelolaan hubungan dengan konsumen dan mitra kerja dalam waktu dekat ini," ucapnya.
Penuntasan konsolidasi new normal ini, kata Mufti sangat penting, agar BUMN sebagai lokomotif ekonomi nasional langsung bisa bergerak ketika pelonggaran-pelonggaran diputuskan pemerintah.
Mufti juga menyinggung pentingnya skenario "new normal" BUMN yang berdampak positif pada pengelolaan kesehatan karyawan hingga pergerakan ekonomi masyarakat.
"Saya optimistis, jika diterapkan penuh kedisiplinan, protokol kesehatan di BUMN menyambut new normal akan menjadi gaya hidup baru yang meningkatkan kualitas kesehatan jutaan orang dalam ekosistem bisnis BUMN," ujarnya.
Selain itu, new normal BUMN juga akan berdampak langsung ke ekonomi rakyat kecil. Permintaan barang dan jasa pasti ikut terkerek jika skenario "new normal" BUMN sudah dijalankan.
"Meskipun dalam new normal itu interaksi fisik berkurang, tetap akan memulihkan permintaan barang dan jasa masyarakat karena intensitas bisnis BUMN bergerak lebih cepat ketimbang WFH penuh saat pandemik. Orang butuh transportasi, beli makan-minum, laundry baju kerja, dan sebagainya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG Supadio mendeteksi 2.434 titik panas di Kalbar. Warga diminta waspada karena sebagian wilayah mudah hingga sangat mudah terbakar.
Ban pesawat Garuda GA604 pecah setelah lepas landas dari Soekarno-Hatta. Pesawat mendarat selamat di Makassar dan menjalani pemeriksaan.
Prabowo menawarkan 138 blok migas eksplorasi Indonesia kepada investor Rusia, sekaligus membuka peluang kerja sama teknologi dan hilirisasi.
Pemkab Gunungkidul mengajukan 370 formasi pegawai 2026, terdiri dari 335 CPNS dan 35 PPPK, tetapi masih menunggu persetujuan pusat.
Pimpinan ponpes di Lombok Tengah divonis 14 tahun penjara dalam kasus kekerasan seksual dan diwajibkan membayar restitusi Rp111,44 juta.
Pabrik BYD di Subang berkapasitas 150.000 unit per tahun dan berpotensi menyerap lebih dari 20.000 tenaga kerja lokal.