Jembatan Garuda Hubungkan 7.371 Desa
Sebanyak 1.416 Jembatan Garuda telah selesai dibangun hingga Juli 2026 dan menghubungkan 7.371 desa serta kelurahan di Indonesia.
Ilustrasi sample darah yang terindikasi positif virus corona/Antara-Shutterstock
Harianjogja.com, MAGETAN - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magetan, Jawa Timur menyatakan klaster Pondok Pesantren (Ponpes) Temboro dan pabrik rokok Sampoerna Surabaya menyumbang lima kasus pasien positif Covid-19 di wilayah tersebut dari sebelumnya 53 orang menjadi 58 orang.
"Perkembangan terbaru peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Magetan per Sabtu ada lima tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga total jumlah pasien positif corona di Magetan menjadi 58 orang," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magetan Saif Muchlissun dalam keterangannya, Sabtu malam (16/5/2020).
Menurut dia, dari lima tambahan pasien baru tersebut dua orang merupakan pasangan suami istri warga Poncol yang tertular dari klaster Sampoerna Surabaya, sedangkan tiga lainnya dari klaster Ponpes di Temboro, Karas, Magetan.
Sesuai dengan data, pasien ke-54 adalah laki-laki berinisial P (49) dan pasien ke-55 adalah istrinya berinisal LM (45), keduanya dikarantina di RSUD dr Sayidiman Magetan.
"Yang perempuan bekerja sebagai buruh linting rokok, sedangkan suaminya bekerja di sebuah percetakan. Kedua pasien sempat dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Surabaya selama beberapa hari. Setelah berkoordinasi akhirnya pasien kami pulangkan untuk dirawat di Magetan," katanya.
Sementara itu, tiga pasien positif corona lainnya masih berhubungan erat dengan salah satu ponpes di wilayah karas. Mereka adalah pasien ke-56 seorang laki-laki berinisial IA (19) warga Kecamatan Karas, pasien ke-57 seorang laki-laki berinisal S (53) warga Kecamatan Bendo, dan pasien ke-58 berinisial K warga Kecamatan Plaosan.
Atas tambahan kasus tersebut, Tim Gugus Tugas bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan langsung melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang kontak erat dengan kelima pasien.
"Untuk yang sepasang suami istri warga Kecamatan Poncol, mereka pulang ke rumahnya di wilayah Poncol bersama anaknya yang berusia 11 tahun. Beruntung hasil tes swab anaknya negatif," katanya.
Selain melakukan pelacakan, lingkungan tempat tinggal para pasien juga dilakukan karantina wilayah lokal, seperti menutup akses jalan di situ.
"Kami juga akan melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan rumah penderita dan penanganan terhadap masyarakat terdampak," katanya.
Dengan tambahan lima kasus baru tersebut, jumlah warga di Magetan yang terkonfirmasi positif Covid-19 ada 58 orang. Dari 58 pasien Covid-19 tersebut, sebanyak dua orang meninggal dunia, 11 orang telah dinyatakan sembuh, dan 45 orang lainnya masih menjalani perawatan dan karantina.
Warga Kabupaten Magetan diminta mengikuti protokol kesehatan, yakni selalu menerapkan hidup bersih dan sehat, rajin mencuci tangan memakai sabun di air mengalir, tetap tinggal di rumah, menjaga jarak, dan memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.
Selain itu, pemerintah juga meminta warga tidak mengucilkan penderita serta keluarga yang terkonfirmasi positif. Hal itu karena penyakit akibat Covid-19 bukan aib dan bisa disembuhkan. Warga tetap diminta menjaga hubungan sosial dengan memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 1.416 Jembatan Garuda telah selesai dibangun hingga Juli 2026 dan menghubungkan 7.371 desa serta kelurahan di Indonesia.
Persija Jakarta gelar team launching dan uji coba internasional lawan Brisbane Roar di JIS, 29 Agustus 2026. Skuad dan jersey terbaru diperkenalkan. Cek detail
Mengisi daya HP pakai kabel USB ternyata tak boleh sembarangan. Hindari 5 kesalahan ini agar baterai awet dan proses charging cepat! Cas HP yang benar di sini.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak naik pada Rabu 12 Agustus 2026. Emas Antam 1 gram naik menjadi Rp2,819 juta, sementara UBS Rp2,741 juta
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.