Advertisement
Din Syamsuddin Mengaku Tak Terlibat dalam Rencana Pembentukan Partai Baru Amien Rais
Din Syamsuddin - Antara/Puspa Perwitasari
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Mantan Ketua PP Muhammadiyah Professor Din Syamsuddin menilai setiap warga negara berhak untuk berserikat karena dilindungi Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28.
"Terkait Amien Rais yang membuat partai itu kan hak pribadi sebagai warga negara untuk berserikat yang dilindungi Undang-Undang Dasar 1945. Namun, pada pertimbangan strategis menurut hemat saya walaupun ada sistem multipartai kalau bisa jangan terlalu banyak partai politik," katanya kepada Refly Harun dalam sebuah wawancara yang ditayangkan di akun Youtube Refly Harun Official, Selasa (12/5/2020).
Advertisement
Lebih lanjut, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini juga menambahkan bahwa pemikiran untuk membentuk satu partai Islam yang merupakan gabungan seluruh partai Islam yang ada telah disampaikannya beberapa kali hingga yang terakhir pada Kongres Umat Islam Indonesia di Bangka Belitung beberapa waktu lalu.
Lebih dari itu, Din juga memastikan tidak terlibat pada rencana Amien Rais membentuk partai baru, karena sudah memutuskan untuk tidak terlibat dalam politik praktis.
"Saya tidak terlibat di politik [praktis] karena saya sekarang dosen PNS. Kedua, pendekatan saya dalam berjuang adalah lewat politik moral dan lintas agama," ujarnya.
Adapun, desas-desus yang beredar menyebutkan bahwa hengkangnya Amien Rais dari Partai Amanat Nasional (PAN) lantaran keretakan internal antaranggota atau pengurus partai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Libur Lebaran, Mas Marrel Minta Wisatawan Ikut Jaga Kebersihan Jogja
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Solo ke Jogja Minggu 15 Maret 2026, Tarif Rp8.000
- Atletico Madrid Menang 1-0 atas Getafe, Molina Jadi Penentu
- Bayern Ditahan Leverkusen 1-1, Dortmund Menang 2-0 atas Augsburg
- Jadwal Imsakiyah Jogja 15 Maret 2026, Cek Waktu Sahur dan Buka
- Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Dinilai Ancaman Demokrasi
- Arus Mudik 2026, Kendaraan Masuk Jogja via Tol Prambanan Naik
- Diskon Tol Mudik 2026: Tarif Cikampek-Kalikangkung Dipangkas
Advertisement
Advertisement








