Pekan Depan Kasus Positif Covid-19 Diprediksi Melonjak Tinggi, Ini Sebabnya

Petugas medis mengambil sampel spesimen saat swab test Covid-19 secara drive thru di halaman Laboratorium Kesehataan Daerah (Labkesdan) Kota Tangerang, Banten, Senin (6/4/2020). - Antara/Fauzan
12 Mei 2020 14:27 WIB Aprianus Doni Tolok News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pekan depan, pemeriksaan masif virus Corona atau Covid-19 akan mulai dilakukan. Pemerintah menargetkan 40.000 tes per hari.

Plt Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dody Ruswandi mengatakan peningkatan jumlah pemeriksaan berpotensi menaikkan jumlah kasus positif secara signifikan.

"Jangan kaget, pekan depan hasil positif akan cenderung naik dan secara teknis harus begitu sehingga bisa mempercepat penanganan Covid-19. Harapan kita bisa sampai 40.000 tes supaya bisa mewakili daerah merah," ujarnya dalam rapat virtual bersama Komisi VIII DPR RI, Selasa (12/5/2020).

Namun, dia menyatakan BNPB akan lebih berfokus pada pasien di rumah sakit yakni untuk mengurangi angka kasus positif yang meninggal dunia.

Pasalnya, data menunjukkan bahwa 6-7% pasien positif Covid-19 Indonesia dalam keadaan kritis.

Oleh sebab itu, dia mengatakan kemampuan dan kapasitas rumah sakit rujukan harus ditingkatkan, terutama yang di luar wilayah Jabodetabek untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pasien dari proses pemeriksaan secara massif.

"Saat ini tengah berlangsung di beberapa daerah, BNPB dan Kementerian PUPR terus meningkatkan rumah sakit rujukan di sana yakni dengan renovasi atau menyiapkan rumah sakit darurat dari bekas gedung, hotel dan yang lainnya," ujarnya.

Adapun, rumah sakit rujukan di Jabodetabek relatif aman karena saat ini jumlah pasien Covid-19 di wilayah tersebut berangsur-angsur menurun.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia