Pesawat MAF Jatuh di Danau Sentani, Jenazah Pilot Ditemukan di Kedalaman 13 Meter

Pesawat MAF yang mengalami insiden tergelincir di Bandara Aminggaru Ilaga, Selasa (30/5/2020). - Istimewa/Antara
12 Mei 2020 10:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, PAPUA - Pesawat terbang milik Miision Aviation Fellowship (MAF), jatuh di sekitar Danau Sentani yang terbentang di antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Selasa (12/5/2020) pagi. 

Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Silas Papare Marsekal Pertama TNI Tri Bowo, dihubungi di Jayapura, membenarkan insiden tersebut. "Memang benar ada insiden yang dialami pesawat milik MAF saat terbang menuju Distrik Mamit, Kabupaten Tolikara, Papua," katanya.

Perwakilan KNKT Papua Norbert Tunyanan menyatakan jenazah Joice Lin, pilot pesawat MAF yang jatuh di Danau Sentani, Selasa pagi, sudah ditemukan di danau itu.

"Saya sudah terima laporan yang menyatakan tim SAR sudah menemukan jenazah pilot pesawat MAF dengan kode penerbangan PK-MEC setelah menyelam di Danau Sentani," jelas Tunyanan.

Diakui, dari laporan yang diterima terungkap jenazah ditemukan di kedalaman 13 meter dan masih di dalam kokpit pesawat.

Tunyanan menambahkan sebelum jatuh ke dalam danau, pilot Joice sempat ber kata " may day...may day" dan terdengar jelas oleh pilot di pesawat-pesawat yang berada di frekwensi radio 119,1.

Bahkan salah satu pilot AMA yang mengemudikan pesawat dengan nomor penerbangan PK-RCE sempat memfoto, kata Tunyanan.

Pesawat PK-MEC milik MAF jatuh sekitar pukul 06.26 WIT dalam penerbangan dari Sentani menuju Mamit (Kabupaten Tolikara).

Jenazah pilot PK-MEC yang jatuh di kawasan Danau Sentani, Selasa sekitar pukul 06.27 WIT dievakuasi ke RS Bhayangkara Jayapura, Papua.

Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengakui jenazah saat ini dalam perjalanan menuju RS Bhayangkara setelah tim SAR mengevakuasi korban dari dalam Danau Sentani.

"Saat ini jenazah sudah dalam perjalanan ke RS Bhayangkara Jayapura," kata AKBP Mackbon.

Kepala RS Bhayangkara Jayapura Kompol dr Andi secara terpisah mengakui jenazah sudah tiba dan saat ini berada di kamar jenazah.

"Rencananya sebelum diserahkan akan dilakukan visum luar," jelas Kompol dr Andi.

Sumber : Antara