PKS Sarankan DIY Tambah Tes PCR & RDT untuk Percepat Deteksi Covid-19

Penyaluran bantuan sembako di Kantor DPW PKS DIY, Selasa (21/4/2020). - Ist/PKS.
22 April 2020 11:07 WIB Sunartono News Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DIY menyarankan tes cepat atau menggunakan rapid diagnostic test (RDT) diperbanyak untuk warga DIY untuk mendeteksi awal Covid-19. Dampak ekonomi akibat Covid-19 juga harus segera direspons dengan memberikan bantuan seperti jaminan hidup (jadup).

Ketua DPW PKS DIY Darul Falah menyatakan pihaknya memiliki sejumlah catatan khusus dalam penanganan Covid-19 di DIY. Antara lain perkembangan pasien dari satu kasus menjadi 69 kasus dalam kurun waktu 40 hari harus menjadi catatan penting bahwa pengujian jumlahnya masih sangat terbatas, baik yang menggunakan RDT maupun polymerasi chain reaction (PCR) atau swab. Oleh karena itu, jumlah pemeriksaan melalui RDT maupun PCR harus ditambah volumenya.

"Kami menduga jumlahnya [yang positif] lebih dari itu apalagi saat ini muncul kasus orang tanpa gejala [OTG], ini perlu diwaspadai. Pemda harus memperbanyak tes baik PCR maupun RDT sehingga bisa menjangkau lebih banyak orang," katanya Rabu (22/4/2020).

Menurutnya, pemerintah daerah maupun kabupaten dan kota tidak perlu menunggu bantuan Pemerintah Pusat. Sehingga penambahan terutama RDT bisa segera dilakukah melalui APBD. "Harus lebih cepat dan sigap dalam membuat kebijakan dan program untuk menekan laju perkembangan virus karena dampaknya secara sosial ekonomi sangat luas," ucapnya.

Pihaknya membentuk Posko Siaga Covid-19 1 bertugas untuk melakukan pendataan kondisi anggota dan simpatisan PKS terdampak Covid-19. Menurutnya tidak ada anggotanya yang terpapar virus corona atau menjadi pasien dalam pengawasan (PDP). Posko ini lebih diarahkan pada kesiagaan kesehatan dan kebutuhan bahan pokok. Tetapi banyak anggota dan simpatisannya yang terkena dampak secara ekonomi.

Oleh karena itu dalam sebulan ini pihaknya menyalurkan bantuan berupa sembako kepada 1.802 KK. Bantuan tidak hanya untuk anggota internal tetapi juga masyarakat umum. "Kami juga membuat kegiatan edukasi covid-19 ke masyarakat melalui jejaring media sosial serta pelayanan  berupa penyemprotan disinfektan, sambako murah, pembagian masker ke sejumlah lokasi," ucapnya.

Politikus PKS Huda Tri Yudiana menyatakan Pemda DIY harus memberikan dukungan anggaran kepada petugas keamanan di masa pandemi ini, terutama harus menerbitkan sejumlah kerumunan yang saat ini mulai banyak ditemukan di DIY. "Selain itu bantuan untuk jadup harus segera diberikan dan tepat sasaran, karena saat ini masyarakat sudah sangat membutuhkan," kata Wakil Ketua DPRD DIY ini.