Mbappe Sedih Gagal Antar Prancis Menang di Laga Perpisahan Deschamps
Kylian Mbappe kecewa gagal menghadiahkan kemenangan untuk Didier Deschamps. Meski kalah dari Inggris, ia memecahkan sejumlah rekor di Piala Dunia 2026.
Paus Fransiskus/Reuters
Harianjogja.com, VATIKAN - Pemimpin tertinggi umat Katolik dunia, Sri Paus Fransiskus memimpin ibadah khusus di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Jumat (27/3/2002) pukul 18.00 WIb waktu Roma, atau Sabtu (28/3/2020) pukul 00.00 WIB.
"Merangkul Tuhan untuk merangkul harapan: itulah kekuatan iman, yang membebaskan kita dari rasa takut dan memberi kita pengharapan," demikian petikan berkat Urbi et Orbi dari Sri Paus Fransiskus dalam ibadah itu.
Dalam suasana hening dan khidmat beriring rinai hujan, Sri Paus Fransiskus yang berusia 83 tahun berbicara kepada seluruh umat Kristiani di pelbagai belahan dunia. Seluruhnya terhubung lewat sarana telekomunikasi serba modern. Mulai radio, televisi, streaming YouTube serta Facebook.
Inilah berkat khusus yang diberikan Sri Paus dalam suasana sedih, di mana hampir setengah populasi dunia mengalami kondisi lockdown atau kuncitara (kunci sementara) sehubungan penyebaran Coronavirus Disease atau Covid-19. Biasanya, Alun-alun Santo Petrus tidak pernah senyap seperti demikian, dan acaranya sendiri hanya diperuntukkan pada Hari Natal serta Minggu Paskah.
Dikutip dari Vatican News, dalam misa khusus itu, Sri Paus Fransiskus sebagai imam tertinggi umat Katolik di dunia mengajak meditasi tentang krisis yang dihadapi dunia saat ini, yaitu pandemi global Covid-19, dengan refleksi yang diambil dari Injil Markus.
"Pandemi Covid-19 telah mengingatkan kita bahwa semua berada di kapal yang sama. Dia, lebih dari siapa pun, peduli dengan kita," demikian Sri Paus Fransiskus mengajak umatnya merefleksikan kejadian yang tengah terjadi kini.
"Di tengah isolasi ketika kita menderita karena kurangnya kelembutan dan kesempatan untuk bertemu, dan kita mengalami kehilangan begitu banyak hal, marilah kita sekali lagi mendengarkan pernyataan penyelamatan kita: Dia bangkit dan hidup di sisi kita," lanjutnya di tengah derai hujan yang mengguyur seantero Tahta Suci Vatikan petang kemarin (27/3/2020).
Sebagai penutup berkat Urbi et Orbi, Paus Fransiskus mempercayakan warga dunia di tangan Tuhan, dan berpengharapan bahwa iman seluruh umat tetap diteguhkan dalam masa krisis seperti sekarang ini.
"Semoga berkat Tuhan turun kepada kita semua, sebagai pelukan penghiburan. Tuhan, semoga Engkau memberkati dunia, memberikan kesehatan bagi tubuh kita dan menghibur hati kita," demikian salah satu bunyi doa dalam meditasi dan berkat luar biasa yang diucapkan pemimpin tertinggi gereja Katolik Roma itu.
Dan pada Kamis (26/3/2020), Paus Fransiskus disebutkan Vatikan telah menyumbang sebanyak 30 unit respirator untuk melawan Covid-19 ke sejumlah rumah sakit di daerah yang terdampak paling parah. Hanya tidak disebutkan nama lokasi maupun negara tujuannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kylian Mbappe kecewa gagal menghadiahkan kemenangan untuk Didier Deschamps. Meski kalah dari Inggris, ia memecahkan sejumlah rekor di Piala Dunia 2026.
Harga oli kendaraan naik pada Juli 2026. Simak daftar terbaru Pertamina Fastron, Enduro, Shell Helix, dan Shell Advance beserta penyebabnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 20 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Jogja hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
Industri mobil China meluncurkan sekitar 650 model baru dalam enam bulan pertama 2026. Persaingan makin ketat hingga BYD menyebut kondisinya "benar-benar gila".
Dompet Dhuafa meraih penghargaan Pionir Filantropi Modern & Keadilan Sosial pada JBBA 2026 berkat pengelolaan dana ziswaf yang modern dan transparan.
Seorang pemuda di Sragen hilang terseret arus saat berendam di Bengawan Solo. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian hingga Minggu malam.