BPOM Sita 2 Juta Kosmetik Ilegal, Nilainya Rp27,6 Miliar
BPOM temukan 2 juta kosmetik ilegal senilai Rp27,6 miliar di Tangerang, mayoritas impor dari China tanpa izin edar.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. /Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Gebrakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyulap Hotel Grand Cempaka Business untuk para tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 memantik pujian dari sejumlah warganet.
Pengguna akun jejaring sosial Twitter @nihaqus, misalnya. Meski mengaku kerap mengkritik, dia mengaku mengucapkan terima kasih untuk Anies.
"Walau pun sering saya kritik, untuk kali ini saya ucapkan terima kasih utk Pak Anies dan jajaran pemprov DKI. Hal-hal baik dari bapak buat warga akan saya apresiasi, minimal dengan terima kasih," tulis akun @nihaqus seperti dikutip Suara.com, Kamis (26/3/2020).
Dia berharap semoga langkah Anies ikut membantu memulihkan kondisi fisik dan mental tenaga medis sebagai garda terdepan memerangi Covid-19.
Pujian juga datang dari Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Dia mengatakan Anies memenuhi hal yang diperlukan oleh para tenaga medis.
"Terima kasih Gubernur DKI @aniesbaswedan. Inilah yang diperlukan para pejuang kemanusiaan kita di garis depan. Semoga para dokter, perawat dan tenaga rumah sakit di Jakarta dan seluruh Indonesia selalu sehat, kuat dan selamat," ujar Fadli Zon melalui akun Twitter @fadlizon.
Hal serupa disampaikan oleh intelektual NU Ulil Abshar Abdalla. Dia salut dengan inisiatif Anies yang dinilai menghargai tenaga medis dengan memberikan tempat nyaman.
"Salut pada inisiatif Gubernur DKI ini: menghargai tenaga medis dengan memberi mereka tempat nyaman, sekaligus menangkal kemungkinan penularan," cuit Ulil Abshar melalui akun Twitter @ulil.
Hotel BUMD
Anies Baswedan mengubah peruntukan Hotel Grand Cempaka Business menjadi penginapan untuk tenaga medis yang menangani pasien Covid-19. Hotel itu merupakan milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI PT Jakarta Tourisindo.
Anies mengatakan kebijakan ini diambil untuk mendukung para tim medis agar lebih aman melawan corona. Menurutnya mereka memiliki risiko tertinggi tertular virus dari China itu.
Kebijakan ini diungkap Anies melalui akun instagramnya @aniesbaswedan. Hotel itu akan mulai jadi tempat penginapan tim medis hari ini, Kamis (26/3/2020).
"Hotel Grand Cempaka Business milik BUMD PT. Jakarta Tourisindo, diubah dan dioperasikan sebagai tempat peristirahatan bagi para tenaga medis di Jakarta yang sedang berjuang keras mengalahkan wabah Covid-19," ujar Anies lewat akunnya, Kamis (26/3/2020).
Anies mengatakan hotel itu memiliki fasilitas 220 kamar berisi 414 tempat tidur. Ratusan tenaga medis dari RSUD Tarakan dan RSUD Pasar Minggu disebutnya sudah mulai menempati hotel itu.
"Hari ini, 138 tenaga medis dari RSUD Tarakan dan RSUD Pasar Minggu mulai menempati hotel Grand Cempaka Business. Ratusan lainnya akan segera menyusul," jelasnya.
Selain penginapan, para tenaga medis juga mendapatkan konsumsi setiap harinya. Selain itu ada juga fasilitas bilik untuk sterilisasi petugas hingga penyemprotan disinfektan setiap harinya.
"Setiap kamar dibersihkan dengan disinfektan secara rutin, makanan disediakan dalam kotak, bilik disinfektan disediakan," pungkasnya.
Saat ini, 472 orang di Jakarta dinyatakan positif terjangkit virus corona. Sementara 27 orang telah dinyatakan sembuh dan 43 di antaranya meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
BPOM temukan 2 juta kosmetik ilegal senilai Rp27,6 miliar di Tangerang, mayoritas impor dari China tanpa izin edar.
Pencegahan stunting tidak selalu membutuhkan biaya mahal. Pemenuhan gizi anak dapat dilakukan dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar bedah buku berjudul Mudah dan Sukses Usaha Beternak Ayam Kampung Super di Balai Padukuhan Kanigoro.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo 6 Juni 2026 lengkap. Transportasi andalan komuter cepat, murah, dan bebas macet.
BMKG prakirakan cuaca DIY 6 Juni 2026 cerah hingga udara kabur. Warga diminta waspada perubahan cuaca lokal.
Bedah buku berjudul Negara dan Darurat Digital: Jerat Platform Judi Online dan Pinjaman digelar di Balai Kalurahan Ngawis, Kamis (4/6/2026).