Survei: Kepercayaan Publik kepada Prabowo-Gibran Turun 16,7 Poin
Survei Poltracking mencatat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran turun dari 81,5 persen pada Oktober 2025 menjadi 64,8 persen pada Oktober 20
Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri, Safrizal ZA dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Rabu (25/3/2020)./Antara-Shofi Ayudiana
Harianjogja.com, JAKARTA — Rapid test atau tes cepat pemeriksaan virus corona saat ini masih dilakukan terbatas dan diprioritaskan bagi warga yang memiliki gejala dan pernah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19.
Hal itu disampaikan oleh Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri, Safrizal ZA, dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Rabu (25/3/2020).
“Rapid test kita masih terbatas, jadi bukan berarti penduduk yang tidak ada gejala harus melakukan rapid test,” ujar Safrizal.
Oleh karenanya, masyarakat menurutnya bisa lebih memahami kondisinya masing-masing sebelum meminta untuk dilakukan rapid test.
“Yang akan melakukan rapid test pertama adalah orang-orang yang masuk ke dalam long list dan melakukan kontak dekat dengan pasien positif Covid-19,” katanya melanjutkan.
Safrizal juga mengimbau agar masyarakat yang hanya memiliki gejala ringan hingga sedang untuk dirujuk ke rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 terlebih dulu.
“Rapid test dikategorikan berbagai macam, yaitu orang yang dicurigai (positif Covid-19), sementara yang lain yang memiliki gejala ringan dan sedang bisa dilakukan tes di rumah sakit rujukan,” katanya.
Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengemukakan pemerintah sudah mendistribusikan 125.000 rapid test kit atau alat tes cepat ke 34 provinsi.
Pemeriksaan cepat pertama dilakukan untuk orang yang sempat melakukan kontak terdekat dengan kasus positif, kemudian untuk petugas kesehatan yang terlibat dalam layanan langsung Covid-19.
Namun, apabila alat tes cepat yang datang kembali sudah cukup banyak, maka akan dilakukan pemeriksaan berbasis kewilayahan.
"Pelaksanaan tes cepat akan didesentralisasikan ke fasilitas-fasilitas kesehatan yang terdapat di wilayah tersebut, seperti puskesmas, laboratorium daerah, rumah sakit pemerintah dan daerah," kata Yuri, Selasa (24/3/2020).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Survei Poltracking mencatat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran turun dari 81,5 persen pada Oktober 2025 menjadi 64,8 persen pada Oktober 20
Cek aturan membawa power bank di pesawat pada Garuda Indonesia, Lion Air, Citilink, Batik Air, AirAsia, dan Pelita Air.
Cristiano Ronaldo dijatuhi skorsing 30 hari dan denda 255 euro oleh FPF setelah meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal.
Kimi Antonelli berpeluang mengunci gelar juara dunia F1 2026 di GP Amerika Serikat. Toto Wolff meminta Mercedes tetap fokus meraih poin.
Emil Audero tampil impresif saat Rayo Vallecano imbang 1-1 melawan Getafe di LaLiga. Kiper Timnas Indonesia itu beberapa kali menyelamatkan gawang.
Simak jadwal dan lokasi pelayanan SIM Keliling Ditlantas Polda DIY hari ini, Selasa 20 Oktober 2026 di Kantor Kalurahan Condongcatur lengkap persyaratannya.