Gempa M 6,7 Guncang Palu, Sejumlah Gedung di Untad Rusak
Gempa M 6,7 di Palu menyebabkan sejumlah bangunan Universitas Tadulako rusak. Gedung rektorat, auditorium, hingga RS Untad mengalami retakan dan kerusakan plafo
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, SEMARANG - Pasien di Jawa Tengah yang meninggal dunia karena terinfeksi Corona (Cofid-19) semakin bertambah.
Dilansir dari Solopos.com, ada satu lagi pasien Corona meninggal dunia sehingga jumlahnya menjadi tiga orang. Pasien ketiga meninggal dunia ini berjenis kelamin perempuan dan berusia 49 tahun berasal dari Desa Tawang, Kecamatan Jatipurno, Wonogiri. Dia baru dirawat di RSUD dr Moewardi selama dua hari, setelah sebelumnya dirawat di sebuah rumah sakit di Wonogiri.
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengatakan dari hasil tracking diketahui jika pasien itu merupakan peserta seminar di Kabupaten Bogor. Dengan demikian, kasus kedua pasien corona yang meninggal dunia ini menambah panjang daftar klaster Bogor.
"Pasien ini memiliki riwayat perjalanan yang sama dengan pasien positif Covid-19 yang meninggal sebelumnya di Solo," kata Ganjar di rumah dinasnya, Puri Gedeh, Kota Semarang, Rabu (18/3/2002) petang.
Sementara satu pasien lagi merupakan warga Bali yang bekerja sebagai tour guide. Belum diketahui apakah pasien asal Bali ini terkait klaster Bogor atau tidak.
Pasien lainnya yang terkait dengan klaster Bogor adalah seorang laki-laki asal Mojosongo dengan KTP Kadipiro, Solo, yang diisolasi di RSUD Dr Moewardi Solo.
Total hingga saat ini sudah ada lima pasien positif virus Corona yang dirawat di RSUD Dr. Moewardi Solo. Dari lima pasien itu, empat di antaranya memiliki riwayat dengan peserta seminar di Kabupaten Bogor.
Sementara satu pasien lagi merupakan warga Bali yang bekerja sebagai tour guide. Belum diketahui apakah pasien asal Bali ini terkait klaster Bogor atau tidak.
Dengan meninggalnya pasien asal Wonogiri itu, total ada tiga pasien positif virus Corona di Jateng yang meninggal. Dua pasien yang meninggal saat dirawat di Solo, sedang satu lagi meninggal saat menjalani perawatan di RSUP Dr Kariadi Semarang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Gempa M 6,7 di Palu menyebabkan sejumlah bangunan Universitas Tadulako rusak. Gedung rektorat, auditorium, hingga RS Untad mengalami retakan dan kerusakan plafo
Polres Bantul mengungkap peredaran sabu di Banguntapan dan menyita 87,83 gram sabu dari seorang pria yang diduga pengedar
Piagam penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua KPK RI Setyo Budiyanto kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam acara Launching Nasional Program
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ditargetkan menciptakan lebih dari 1,4 juta lapangan kerja hingga 2029.
Telkom menerbitkan Sustainability Report 2025 yang menegaskan komitmen ESG, transformasi digital, pengembangan talenta, dan bisnis berkelanjutan.
Pemkab Bantul memberikan BPJS Kesehatan gratis bagi 544 warga terdampak TPA Piyungan sebagai bentuk perlindungan kesehatan dan kompensasi.