Lagi, Pasien Corona di Jawa Tengah Meninggal Dunia, Jenis Kelamin Perempuan

Ilustrasi mayat - Ist/Okezone
19 Maret 2020 01:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SEMARANG - Pasien di Jawa Tengah yang meninggal dunia karena terinfeksi Corona (Cofid-19) semakin bertambah. 

Dilansir dari Solopos.com, ada satu lagi pasien Corona meninggal dunia sehingga jumlahnya menjadi tiga orang. Pasien ketiga meninggal dunia ini berjenis kelamin perempuan dan berusia 49 tahun berasal dari Desa Tawang, Kecamatan Jatipurno, Wonogiri. Dia baru dirawat di RSUD dr Moewardi selama dua hari, setelah sebelumnya dirawat di sebuah rumah sakit di Wonogiri.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengatakan dari hasil tracking diketahui jika pasien itu merupakan peserta seminar di Kabupaten Bogor. Dengan demikian, kasus kedua pasien corona yang meninggal dunia ini menambah panjang daftar klaster Bogor.

"Pasien ini memiliki riwayat perjalanan yang sama dengan pasien positif Covid-19 yang meninggal sebelumnya di Solo," kata Ganjar di rumah dinasnya, Puri Gedeh, Kota Semarang, Rabu (18/3/2002) petang.

Sementara satu pasien lagi merupakan warga Bali yang bekerja sebagai tour guide. Belum diketahui apakah pasien asal Bali ini terkait klaster Bogor atau tidak.

Pasien lainnya yang terkait dengan klaster Bogor adalah seorang laki-laki asal Mojosongo dengan KTP Kadipiro, Solo, yang diisolasi di RSUD Dr Moewardi Solo.

Total hingga saat ini sudah ada lima pasien positif virus Corona yang dirawat di RSUD Dr. Moewardi Solo. Dari lima pasien itu, empat di antaranya memiliki riwayat dengan peserta seminar di Kabupaten Bogor.

Sementara satu pasien lagi merupakan warga Bali yang bekerja sebagai tour guide. Belum diketahui apakah pasien asal Bali ini terkait klaster Bogor atau tidak.

Dengan meninggalnya pasien asal Wonogiri itu, total ada tiga pasien positif virus Corona di Jateng yang meninggal. Dua pasien yang meninggal saat dirawat di Solo, sedang satu lagi meninggal saat menjalani perawatan di RSUP Dr Kariadi Semarang.

Sumber : Solopos.com