BNPB: Erupsi Gunung Merapi Terpantau Aman

Gunung Merapi usai mengalami erupsi pada Selasa (3/3/2020) pagi. - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
04 Maret 2020 14:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa erupsi Gunung Merapi pada Selasa (3/3/2020) pagi kemarin masih terpantau aman. Tidak ada pengungsi atas peristiwa tersebut. Kendati demikian, BNPB meminta masyarakat tetap berada di zona aman dan menggunakan masker.

“Biasa [erupsi Gunung Merapi], enggak ada masalah. Itu sudah biasa dan sering terjadi,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana BNPB, Agus Wibowo kepada Okezone, Rabu (4/3/2020).

Ditambahkan Agus meskipun tidak membahayakan, BNPB meminta agar masyakar tetap menjaga jarak aman dan mengenakan masker dari dampak letusan gunung tersebut.

“Memang perlu masker kalau enggak ada pakai kain agar tidak terhirup biasamya pake lengan panjang topi dan kaca mata agar enggak bahaya, karena dampaknya hujan abu,” ujarnya.

Dalam peristiwa ini, BNPB memastikan tidak ada masyarakat yang mengungsi. Pasalnya jarak Gunung Merapi dengan permukiman masuk ke dalam zona aman. “Enggak ada yang ngungsi,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Gunung Merapi kembali erupsi pada Selasa 3 Maret 2020 pagi. Erupsi Gunung Merapi terjadi sekira pukul 05.22 WIB.

Erupsi tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 milimeter dan durasi 450 detik dengan tinggi kolom erupsi mencapai 6.000 meter dari puncak Gunung Merapi. Awan panas guguran ke arah hulu Kali Gendol dengan jarak maksimal 2 km.

Sumber : Okezone.com