Menkeu Purbaya Diminta Selamatkan Industri Tekstil
Ketua APSyFI Redma Gita Wirawasta mengatakan perhatian Purbaya terhadap praktik kuota impor ilegal menjadi harapan baru bagi industri tekstil.
Aktivitas petugas medis saat menangani pasien virus Corona di rumah sakit di Wuhan, Cina, 25 Januari 2020./The Central Hospital of Wuhan Via Weibo Via Reuters
Harianjogja.com, JOGJA–Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggunakan sejumlah media sosial untuk memberikan sosialisasi dan informasi mengenai cara menghadapi penyebaran virus Corona yang melanda banyak negara.
Dilansir dari The Verge, WHO telah meluncurkan akun TikTok yang digunakan untuk meluruskan sejumlah hoaks atau informasi sesat mengenai virus Corona. Pemanfaatan TikTok sebagai kanal sosialisasi disebabkan media sosial ini saat ini sedang popular di berbagai belahan dunia dan dinilai dekat dengan kalangan milenial.
Kepala Pencegahan dan Penagan Infeksi WHO Benedetta Allegranzi menjelaskan melalui video tiktoknya, mengenai sejumlah tindakan yang dapat dilakukan untuk membuat diri kita lebih kebal terhadap virus corona.
Melalui video pendek tersebut, WHO menautkan situs resminya. Jika pengguna TikTok masih belum memahami mengenai informasi yang diterima dari video TikTok.
“Alasan Kami menggunakan TikTok untuk memberikan kepada masyarakat mengenai nasihat kesehatan yang bermanfaat dan tepat,” kata Benedetta dalam video tersebut, Selasa (3/3).
Di samping itu, peluncuran akun TikTok adalah bagian dari metode WHO untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai coronavirus dari orang-orang yang aktif bersosial media khususnya TikTok.
Menurut Tinjauan Teknologi MIT, WHO dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit telah menghabiskan beberapa minggu terakhir melawan informasi yang sesat mengenai virus. Umumnya, informasi tersebut tersebar di platform digital seperti Facebook, Twitter, Tencent, dan TikTok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Ketua APSyFI Redma Gita Wirawasta mengatakan perhatian Purbaya terhadap praktik kuota impor ilegal menjadi harapan baru bagi industri tekstil.
Jadwal bola malam ini 20-21 Mei 2026 menghadirkan final Liga Europa Freiburg vs Aston Villa hingga final ASEAN Club Championship.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag