Ada BTS, Warga Asmat Kini Bisa Telepon dan SMS

Warga menunggu antrean saat berobat di puskesmas Ayam di kampung Bayiwpinam, Distrik Akat, Kabupaten Asmat, Papua, Jumat (26/1). - ANTARA/M Agung Rajasa
26 Februari 2020 09:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Teknologi komunikasi di Kabupaten Asmat, Papua memasuki babak baru. Sebanyak 16 distrik dari total 23 di wilayah itu kini bisa menikmati kemajuan teknologi informasi. Pasalnya, kini di distrik-distrik tersebut, sudah bisa menggunakan saluran komunikasi, meski hanya sebatas telepon dan pesan singkat (SMS).

Meski demikian, hal ini patut disyukuri, mengingat selama ini masyarakat Asmat nirteknologi komunikasi. Pada Selasa (26/2/2020), Bupati Asmat Elisa, Kambu, menjelaskan saat ini wilayah yang belum dijangkau telekomunikasi di antaranya adalah Aswi, Auyu dan Jutu.

Kambu mengakui telekomunikasi memang menjadi salah satu prioritas pembangunan di wilayahnya. Pasalnya, efek telekomunikasi dapat langsung dirasakan masyarakat. Sehingga pemerintah daerah, dibantu Kementerian Telekomunikasi dan Informatika, akan membangun BTS hingga ke kampung.

Pemda Asmat, kata dia, menargetkan seluruh ibu kota kecamatan sudah dapat menikmati telekomunikasi pada 2020. Dengan begitu, warga dengan mudah berkomunikasi dengan sanak keluarga, termasuk anak-anak yang sekolah di luar Kabupaten Asmat.

Kambu menambahkan pembangunan BTS akan terus dilakukan hingga nantinya seluruh distrik dapat menikmati telekomunikasi.

"Bahkan masyarakat yang bermukim di kawasan rumah pohon di Korowai sudah dapat menikmatinya," kata Bupati Kambu.

Kabupaten Asmat sendiri memiliki 23 distrik yang tersebar hingga ke perbatasan Kabupaten Yahukimo, Nduga, Boven Digul, Mappi, dan Kabupaten Mimika.

 

Sumber : Antara