Asap Karhutla Ganggu Bandara Supadio, 73 Jadwal Penerbangan Terdampak
Asap karhutla membuat jarak pandang di Bandara Supadio hanya 300 meter. Sebanyak 73 penerbangan terdampak penundaan dan perubahan jadwal.
Menkumham Yasonna H. Laoly./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly sempat bersumpah tak mengenal Caleg PDI Perjuangan, Harun Masiku yang kini menjadi buronan setelah menjadi tersangka dalam kasus suap penetapan PAW anggota DPR RI. Pelaksana Tugas (Plt)Juru Bicara KPK, Ali Fikri [un angkat bicara.
Terkait hal itu, Ali mengaku tak mempermasalahkan bila Yasonna mengaku tak mengenal Harun. Namun, KPK tetap berpegang kepada keterangan sejumlah saksi-saksi yang kini dihadirkan dalam proses penyidikan. "Kalau KPK itu berpegang pada keterangan saksi-saksi yang sudah kami periksa, keseluruhan dalam berkas perkara," ujar Ali di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (25/2/2020).
Menurut Ali, ada atau tidak hubungan perkenalan Harun dan Yasonna bisa dibuktikan jika kasus suap ini sudah masuk ke pengadilan.
"Setelah dilimpahkan ke persidangan baru akan kelihatan fakta-fakta lengkapnya seperti apa, bahwa siapa pun di luar ada mengenal atau bahkan tidak mengenal tersangka HAS [Harun Masiku] dan sebagainya, itu haknya [terkait Yasonna tak mengenal Harun]," ujar Ali.
Ali hanya meminta semua pihak menunggu, dan akan mengetahui siapa-siapa saja pihak-pihak yang mengenal Harun, ketika proses berkas penyidikan rampung. "Nanti setelah dilimpahkan ke persidangan nanti tahu seperti kontruksi lengkapnya, di sana kemudian kami akan mengetahui," kata dia.
Sebelumnya, Menteri Yasonna sempat dicecar pertanyaan seputar keberadaan buronan Harun saat rapat kerja dengan Komisi III DPR pada Senin (24/2/2020) kemarin.
Awalnya, anggota Komisi III Fraksi PAN Sarifuddin Sudding mempertanyakan apakah Yasonna mengenal Harun yang diketahui merupakan kader PDI Perjuangan.
Terkait pertanyaan itu, Yasonna mengaku tidak kenal dengan Harun. Dalam menyampaikan jawabannya, Yasonna sambil mengangkat dua jari, telunjuk dan jari tengah ke atas, sebagai tanda sumpah. "Sama sekali tidak kenal, lihat fisiknya tidak pernah, hanya foto. Ini saya orang Kristen pak," ujar Yasonna.
Sementara itu, Anggota Komisi III Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman kembali menanyakan hal serupa. Ia juga meminta Yasonna agar berani bersumpah atas pernyataannya yang mengaku tidak mengenal Harun Masiku. "Bapak tidak tahu Harun Masiku? Tahu bahwa dia dari calon partai yang sama dengan pak menteri? Berani bersumpah? Berani kembali bersumpah? tanya Benny.
"Sebelumnya tidak tahu? Berani sumpah? Coba sumpah lagi tadi kan pak menteri bilang saya ini orang Kristen?" sambungnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Asap karhutla membuat jarak pandang di Bandara Supadio hanya 300 meter. Sebanyak 73 penerbangan terdampak penundaan dan perubahan jadwal.
Polresta Sleman menetapkan MNH sebagai tersangka kasus kekerasan seksual terhadap alumni santriwati. Polisi masih memburu keberadaannya.
IGBF 2026 di Jogja mendorong penerapan bangunan hijau dan menunjukkan konsep Net Zero yang dapat dimulai dari rumah.
Pemerintahan Donald Trump disebut akan memfokuskan perundingan AS-Iran pada program nuklir Teheran, bukan pembukaan Selat Hormuz.
Menkeu Suahasil Nazara menegaskan efisiensi APBN bukan sekadar memangkas belanja, tetapi mengoptimalkan anggaran untuk manfaat maksimal.
John Herdman berjanji Timnas Indonesia memberikan seluruh kemampuan di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF 2026.