Prakiraan Cuaca Indonesia Selasa, BMKG Ungkap Wilayah Hujan
BMKG memprakirakan cuaca kota besar Indonesia pada Selasa didominasi berawan. Sejumlah wilayah berpotensi hujan ringan dan udara kabur.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. ANTARA/Rio Feisal\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami pengelolaan keuangan serta pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu. Pendalaman dilakukan melalui pemeriksaan dua saksi pada 24 Agustus 2026.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan dua saksi tersebut adalah Staf pada Bidang Sekretariat sekaligus Bendahara Dinas PUPR Kota Bengkulu Beti Emilia (BE) dan Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Bengkulu Agus Suhendra Wijaya (ASW).
"Materi pemeriksaan terhadap BE selaku Bendahara Dinas PUPR adalah terkait pengetahuannya atas pengelolaan keuangan di lingkup Dinas PUPR Kota Bengkulu," kata Budi.
KPK Konfirmasi Uang Rp4 Miliar
Budi mengatakan pemeriksaan terhadap Beti Emilia juga dilakukan untuk mengonfirmasi sejumlah uang yang ditemukan di rumah Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu Noprisman ketika KPK melakukan penggeledahan beberapa waktu lalu.
"Adapun untuk saksi ASW dimintai keterangan oleh penyidik atas hasil penggeledahan di rumahnya. Selain itu, saksi juga didalami oleh penyidik terkait pengadaan barang dan jasa di lingkup Dinas PUPR Kota Bengkulu," katanya.
Penggeledahan tersebut dilakukan KPK pada 26 Juli 2026 di sejumlah lokasi di Kota Bengkulu. Lokasi yang digeledah antara lain kantor dan rumah pihak swasta yang bergerak di bidang alat kesehatan dan pengelolaan limbah serta rumah Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu Noprisman.
Dari rangkaian penggeledahan itu, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp4 miliar dari rumah Noprisman. KPK menyatakan penggeledahan tersebut berkaitan dengan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan penyelenggara negara atau pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.
Berawal dari OTT di Rejang Lebong
Perkara yang tengah dikembangkan KPK tersebut merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.
KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka pada 11 Maret 2026. Salah satu tersangka dalam perkara tersebut adalah Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari.
Selanjutnya, KPK mengumumkan pengembangan penyidikan perkara tersebut pada 20 Juli 2026. Saat pengumuman pengembangan penyidikan itu, KPK belum menetapkan tersangka.
KPK Usut Aliran Uang Kasus Pajak Banjarmasin
Dalam perkembangan perkara lainnya, KPK juga kembali memeriksa pihak swasta untuk mengusut aliran uang dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan saksi yang diperiksa berinisial SYI. Pemeriksaan dilakukan penyidik KPK di Jakarta pada 24 Agustus 2026.
“Saksi SYI hadir. Penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait dugaan penerimaan uang oleh oknum pemeriksa pajak dari sejumlah wajib pajak,” kata Budi kepada para jurnalis di Jakarta, Selasa.
Kasus tersebut sebelumnya bermula dari OTT KPK di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Pada 5 Februari 2026, KPK menetapkan Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo, pegawai pajak KPP Madya Banjarmasin Dian Jaya Demega, serta Manajer Keuangan PT Buana Karya Bhakti Venasius Jenarus Genggor sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG memprakirakan cuaca kota besar Indonesia pada Selasa didominasi berawan. Sejumlah wilayah berpotensi hujan ringan dan udara kabur.
Pesawat Cassa TNI AU tergelincir di runway 03-21 Bandara Sultan Hasanuddin pada Selasa, 25 Agustus 2026.
LPSK memberikan pelindungan kepada FH, saksi kasus Febrie Adriansyah, karena menilai ada potensi ancaman meski belum nyata.
Penonton Solo dan Yogyakarta menjadi salah satu saksi pertama kemegahan film Operasi Pesta Copet, yang menjalani proses syuting di tengah festival musik
UMKM Banyumas Raya mencatat potensi ekspor US$26.000 atau sekitar Rp460 juta melalui business matching KKI 2026.
Wabup Kulonprogo mengecek tukang becak yang masuk desil 9. Data kemiskinan dievaluasi agar bantuan dan akses pendidikan tepat sasaran.