Kunjungi Korban Banjir, Gubernur Ganjar Ajak Anak-Anak Menyanyi

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi korban banjir. - Ist/dok Humas Pemprov Jateng
23 Februari 2020 13:07 WIB Media Digital News Share :

Harianjogja.com, BATANG - Hujan deras dua hari lalu membuat sejumlah daerah di Jateng mengalami bencana banjir. Derasnya air membuat beberapa tanggul sungai jebol dan menggenangi pemukiman warga.

Untuk memastikan kondisi masyarakat, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo langsung bergerak cepat ke lokasi. Sejak pagi hingga petang, Ganjar mengunjungi satu- persatu wilayah mulai dari Kabupaten Kudus, Batang, Pekalongan dan Pemalang.

Lokasi pertama yang ditinjau yakni Desa Kesambi Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. Di lokasi itu, ia langsung menemui puluhan pengungsi di Balai Desa dan menghibur mereka. Setelah itu, Ganjar melihat tanggul sungai Piji yang jebol dan memerintahkan agar pembuatan tanggul sementara dilakukan dan logistik terhadap pengungsi diperhatikan.

Usai dari Kudus, Ganjar dan rombongan langsung menuju Kabupaten Pemalang. Menempuh perjalanan 3,5 jam, Ganjar tiba di Desa Pesantren Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang. Di lokasi itu, Ganjar berdialog dengan warga dan memastikan mereka dalam kondisi sehat.

"Jangan sampai ada masyarakat yang tidak bisa makan. Kalau logistik kurang, segera minta ke kami. Masyarakat yang sakit juga harus dipastikan mendapat pengobatan," terangnya.

Ia kemudian meninjau pengungsian korban banjir di Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan. Di tempat itu, terdapat 265 pengungsi dengan 60 di antaranya adalah anak-anak. Melihat banyak anak-anak, Ganjar pun menghibur mereka dengan bernyanyi bersama. Sepasang bola dan jajanan diberikan Ganjar sebagai hadiah. Ia juga sempat menggendong anak-anak kecil yang berlarian, yang membuat tingkah para ibu tertawa.

Didampingi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekalongan, Ganjar menyempatkan menengok pengungsi di Masjid Al-Karomah Pekalongan. Di tempat itu, ia pun berbaur dengan pengungsi dan mencoba menenangkan.

"Tadi nyanyi Pelangi, seneng didatangi pak Ganjar," kata Cantika,8, salah satu pengungsi anak di tempat itu.

Jam menunjukkan pukul 19.30 WIB, namun kunjungan Ganjar belum usai. Dalam perjalanan pulang, ia mampir ke Batang untuk meninjau lokasi banjir di sana.

Keselamatan manusia, lanjut Ganjar, memang selalu yang ditekankan. Ia meminta kepada seluruh Bupati/Wali Kota untuk memastikan pengungsi aman, pangan tercukupi, kesehatan beres.

"Saya minta keselamatan masyarakat yang diutamakan. Kalau ada pengungsi, mereka harus dipastikan aman. Kalau logistik kurang, segera minta ke kami. Gunakan dana tanggap darurat untuk semuanya," imbuhnya.

Ganjar juga memerintahkan BBWS dan Bupati/Wali Kota yang dilanda banjir untuk segera memperbaiki tanggul-tanggul yang jebol. Ia juga mengajak masyarakat untuk giat menanam sebagai upaya menanggulangi banjir.