Daftar Negara yang Membatasi Perjalanan dari dan ke China

Petugas medis memeriksa kesehatan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China yang baru tiba di Bandara Hang Nadim, Batam, dan akan diberangkatkan menuju Natuna dengan pesawat Hercules TNI di Kepulauan Riau, Minggu (2/2/2020). - Antara
06 Februari 2020 17:27 WIB Aprianto Cahyo Nugroho News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Pembatasan perjalanan yang lebih ketat dilakukan sejumlah negara untuk mengendalikan penyebaran virus corona (coronavirus) yang semakin cepat.

Berikut ini adalah negara-negara yang memberlakukan pembatasan atau tindakan khusus bagi orang-orang yang datang atau akan menuju China, seperti dikutip Bloomberg.

Australia

Warga negara asing asal China tidak diizinkan memasuki Australia sampai 14 hari setelah mereka meninggalkan atau transit melalui China. Warga negara Australia, penduduk tetap, dan keluarga mereka masih bisa masuk tetapi wajib dikarantina selama 14 hari jika mereka baru-baru ini berkunjung ke daratan China. Pemerintah telah menyarankan agar tidak melakukan perjalanan ke daratan China.

Hongkong

Hong Kong memberlakukan karantina bagi siapa pun yang datang dari daratan China, termasuk penduduk Hong Kong dan pengunjung yang masuk melalui bandara internasional mulai 8 Februari. Terminal pelayaran besar Kai Tak di Victoria Harbour akan ditutup karena awak dan penumpang di kapal pesiar masih dikarantina. Sebagian besar penyeberangan perbatasan China sudah ditutup.

India

Kementerian Kesehatan India membatalkan seluruh Visa untuk warga negara asing yang bepergian dari China. Siapa pun yang bepergian ke China akan dikarantina saat mereka kembali.

Indonesia

Pemerintah menutup penerbangan langsung dari dank e China. Indonesia juga telah menangguhkan Visa on arrival untuk warga negara China.

Selandia Baru

Larangan siapa pun yang bepergian dari China mulai berlaku 3 Februari dan berlangsung selama 14 hari. Pemerintah juga telah meningkatkan peringatan perjalanannya ke China menjadi “tidak bepergian,” yang merupakan tingkat peringatan tertinggi.

Filipina

Filipina memperluas larangan perjalanan yang sebelumnya diberlakukan pada pengunjung dari provinsi Hubei menjadi seluruh China, termasuk Hong Kong dan Makau. Presiden Rodrigo Duterte telah memberlakukan karantina selama 14 hari untuk orang-orang Filipina yang datang dari China dan untuk sementara waktu melarang perjalanan ke China, Hong Kong, dan Makau.

Singapura

Singapura telah melarang masuk dan transit orang yang telah melakukan perjalanan ke daratan China dalam 14 hari sebelumnya mulai 1 Februari. Visa warga China untuk mengunjungi Singapura telah ditangguhkan, termasuk yang sudah dikeluarkan.

Korea Selatan

Mulai 4 Februari, Korea Selatan melarang masuknya orang asing yang telah mengunjungi atau tinggal di Hubei dalam 14 hari sebelumnya. Korsel juga menangguhkan fasilitas bebas visa bagi wisatawan China ke Pulau Jeju.

Taiwan

Center for Disease Control Taiwan mengatakan seluruh penduduk China, tidak termasuk mereka yang berasal dari Hong Kong dan Makau, dilarang memasuki Taiwan mulai 6 Februari. Wisatawan yang telah mengunjungi Hong Kong dan Makau akan dikarantina di rumah dan harus memantau kesehatan mereka selama 14 hari.

Inggris

Pemerintah telah merekomendasikan warga negara Inggris agar meninggalkan China dan menyarankan untuk tidak melakukan perjalanan ke China daratan kecuali ada kepentingan khusus.

Amerika Serikat

AS sementara waktu melarang masuk ke warga negara asing yang telah mengunjungi China dan berisiko menyebarkan penyakit, kecuali mereka adalah kerabat dekat warga negara AS atau penduduk tetap. Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan larangan bepergian ke China.

Vietnam

Pemerintah telah melarang semua warga asing yang telah menghabiskan waktu di China dalam dua minggu sebelumnya untuk memasuki Vietnam. Negara itu sudah mengkarantina sekitar 900 orang, kebanyakan dari mereka merupakan warga negara Vietnam yang datang dari China.