Advertisement
Kivlan Zen Pakai Seragam TNI saat Sidang
Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen saat tiba di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (29/5/2019). - Suara.com/Arief Hermawan P
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen (Purn) Kivlan Zen akan membacakan eksepsi atau penolakannya terhadap dakwaan salam sidang terkait kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2020).
Dari pantauan Suara.com Kivlan Zen sudah hadir di Ruang Sidang Kusumatmaja 3 PN Jakarta Pusat pada pukul 10.00 WIB. Didampingi sang Istri, Kivlan Zen mengenakan seragam lengkap TNI.
Advertisement
Pengacara Kivlan, Tonin Tachta sebelumnya menyampaikan bahwa Kivlan Zen akan menjalani sidang dengan agenda pembacaan eksepsi.
"Sidang pembacaan eksepsi Mayjen Purnawirawan TNI Kivlan Zen di PN Pusat Rabu," kata Tonin kepada Suara.com, Rabu (22/1/2020).
BACA JUGA
Sebenarnya sidang pembacaan eksepsi tersebut sedianya dilaksanakan pada Rabu (18/12/2019). Akan tetapi saat itu sidang Kivlan Zen ditunda lantaran yang bersangkutan tidak berhenti batuk-batuk.
Untuk diketahui, Kivlan Zen ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus makar dan kepemilikan senjata api ilegal. Kivlan Zen ditetapkan sebagai tersangka setelah aparat kepolisian lebih dulu menetapkan enam tersangka berinisial HK, AZ, IR, TJ, AD, dan AF.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Isu Pertamax Naik 10 Persen 1 April, Ini Penjelasan Bahlil
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- Bos Maktour dan Ketua Kesthuri Ditetapkan Tersangka Korupsi Kuota Haji
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
- Sempat Viral Putus Sekolah Rawat Orang Tua, Fendi Kembali ke Kelas
- Langgar Aturan Pelindungan Anak, Meta dan Google Dipanggil Menkomdigi
- Kemenko PM: Kasus Amsal Sitepu Ancaman Bagi Industri Kreatif Nasional
Advertisement
Advertisement






