Pabrik Hidrogen Hijau Pertama Pertamina Siap Beroperasi Tahun Ini
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Sendang Kamulyan Keraton Agung Sejagat, Purworejo.-detik.com/Sayoto Ashwan
Harianjogja.co,m, PURWOREJO--Air di kolam dalam kompleks Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah diyakini berkhasiat oleh para pengikut kerajaan tersebut.
Salah satu bangunan yang ada di dalam kompleks Keraton Agung Sejagat Purworejo yakni sebuah kolam yang disebut pengikut keraton sebagai Sendang Kamulyan. Bangunan ini terletak di sisi paling utara di kompleks keraton itu.
"Katanya itu sebagai Sendang Kamulyan," jelas salah seorang warga, Amat Riyanto yang tinggal di depan kompleks keraton, Dusun Pogung, Desa Juru Tengah, Purworejo, Rabu (15/1/2020).
Konstruksi Sendang atau kolam mata air ini mirip seperti kolam renang. Panjangnya sekitar 10 meter dan lebar sekitar 4 meter dengan berbentuk elips membujur utara dan selatan. Di kedua sisi tampak ada tiga undakan di atas air yang keruh.
Kolam ini dibangun adalah para pengikutnya Keraton Agung Sejagat. Tidak ada warga sekitar yang ikut terlibat.
"Yang dibangun batu prasasti dulu, yang sendang belakangan," tuturnya.
Di kalangan para pengikutnya, air dari kolam ini diyakini untuk bisa mendatangkan ketentraman dan kesehatan ataupun kesejahteraan. Sehingga para pengikut keraton ramai-ramai mengambil airnya.
"Jadi semua orang di situ (Sendang Kamulyan) buat membasuh, biar bisa jadi mulyo, bahasanya kayak gitu," jelas eks pengikut Keraton Agung Sejagat, Setiyono Eko Pratolo, dilansir dari detikcom, hari ini.
\'Raja\' Toto, tutur Eko, tidak pernah menjelaskan secara langsung kepada para pengikutnya mengenai khasiat air Sendang Kamulyan. Namun pengikutnya yakin air dari kolam itu berkhasiat.
"Bagi saya itu (air sendang) tidak pengaruh (berkhasiat). Tapi bagi yang percaya, kebanyakan dari daerah orang-orang Yogya yang ke situ mesti bawa botol kosong," ungkapnya.
"Ya mungkin untuk minum atau buat apa saya sendiri kurang tahu. Itu kan mitosnya... Ya kemungkinan untuk keyakinan, mitos," sambungnya.
Namun Eko mengungkap air di kolam itu berasal dari sumur bor. "Aduh, kalau Sendang (Kamulyan) itu Mas, saya bikin sumur bor, di situ ada sumur bor, terus saya bikin kolamnya. Itu terus terang kalau itu," kata Eko.
Sendang Kamulyan sendiri berada paling utara di Kompleks Keraton Agung Sejagat. Selain itu, ada tiga bagian penting lainnya yang berada di dalam Keraton.
"Jadi persyaratan untuk melengkapi untuk berdirinya Keraton Agung itu pertama ada gedung, kedua pendopo, ketiga prasasti, dan terakhir sendang," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Detik.com
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi meminta perguruan tinggi mengintegrasikan sains, agama, dan Pancasila untuk mencetak SDM unggul.
Kredivo menghentikan sementara penagihan dan menonaktifkan debt collector usai dugaan pelanggaran penagihan di Purworejo.
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.
Dewan Pendidikan DIY menyoroti dugaan ketidaksetaraan fasilitas belajar siswa non muslim di SMA Negeri dan meminta seluruh sekolah memenuhi hak belajar setara.
Destry Damayanti ditunjuk sebagai Gubernur sementara BI. LHKPN mencatat total harta kekayaannya mencapai lebih dari Rp100,236 miliar.