TN Kutai Prioritaskan Perlindungan 6 Flora Langka Khas Kalimantan
Taman Nasional Kutai menjaga enam flora penting Kalimantan, mulai ulin, pasak bumi, meranti hingga anggrek hitam demi kelestarian ekosistem.
Ilustrasi. /Dok JIBI
Harianjogja.com, MADURA - Kepolisian Resort Polres Sumenep Madura Jawa Timur meringkus tiga orang lelaki berinisial MA, ME, dan FM. Mereka diamankan lantaran bersekongkol melakukan pengeboman terhadap rumah milik tetangganya di Desa Lenteng Barat Kecamatan Lenteng Sumenep.
Peran ketiga tersangka ini berbeda, FM merupakan pembuat bondet, ME pembondet, sementara MA merupakan aktor, sekaligus pemesan, dan penyuruh ME untuk membondet rumah tetangganya.
Hal ini disampaikan Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriyadi, saat melakukan Konferensi Pers pengungkapan tujuh pelaku tindak pidana, di Mapolres setempat. Senin, (13/1/2020).
Kepada penyidik, ME dan FM mengaku membuat sekaligus pengebom salah satu rumah lantaran disuruh oleh MA.
"Jadi otak atau aktornya dari bondet yang terjadi di Desa Lenteng Barat itu, ialah si MA, karena dia yang memesan kepada FM, sekaligus menyuruh ME," katanya.
Sementara modusnya karena si MA sakit hati, disebabkan mantan istrinya dinikahi oleh tetangganya, sehingga dia merencanakan melakukan pengeboman rumah tetangganya yang menikahi mantan istrinya.
"MA ini cemburu karena mantan isterinya itu dinikahi oleh tetangganya," jelasnya.
Barang bukti yang berhasil diamankan Kepolisian dari tiga pelaku, diantaranya serpihan kertas diduga pembungkus bahan peledak, dan satu unit bondet siap ledak.
Para tersangka dierat pasal 187 ayat (2) KUHP Jo Pasal 1 ayat (1) U Drt No. 12/1951.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Taman Nasional Kutai menjaga enam flora penting Kalimantan, mulai ulin, pasak bumi, meranti hingga anggrek hitam demi kelestarian ekosistem.
Muhammadiyah dorong transformasi layanan sosial berbasis komunitas untuk menjawab masalah kesejahteraan yang makin kompleks.
Timnas U19 Indonesia finis peringkat ketiga AFF U19 2026 usai kalahkan Kamboja 1-0. Ini evaluasi dan susunan pemainnya.
UGM memastikan api misterius di Seyegan bukan dari gas alam, melainkan terkait resin PVC yang mudah terbakar.
Kebiasaan mengetik dan main gadget berlebihan bisa picu cedera tangan. Kenali gejala dan cara mencegahnya sejak dini.
Sebanyak 800 personel Polres Sragen disiagakan untuk pengesahan PSHT Sura 2026. Warga diminta kurangi aktivitas malam hari.