Advertisement
Tinjau Korban Banjir, Erick Thohir: Flu Harus Diantisipasi
Menteri BUMN Erick Thohir saat meninjau Posko Banjir BUMN di Cengkareng, Jakarta, Minggu (5/1/2020). - Bisnis/Annisa Sulistyorini
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Erick Thohir melakukan peninjauan korban banjir di posko BUMN di Cengkareng dan Tangerang.
Pada kesempatan itu, ia meminta perusahaan pelat merah untuk mensuplai kebutuhan pasca banjir. Menurutnya, sudah menjadi tugas BUMN untuk hadir bagi masyarakat. Dapur umum telah disiapkan oleh beberapa BUMN seperti PLN, Pupuk Indonesia, Semen Indonesia, dan Bank Mandiri.
Advertisement
Khusus untuk saat ini, Kementerian BUMN dan perusahaan pelat merah mulai shifting dalam menyediakan bantuan masyarakat.
"Mungkin nanti bertahap mulai suplai air bersih dan obat-obatan karena setelah banjir akan ada timbul penyakit, mungkin dari kotoran hewan mati atau juga flu dan lainnya. Ini yang harus diantipasi," ujarnya seusai meninjau Posko Banjir BUMN Cengkareng, Minggu (5/1/2020).
BACA JUGA
Dalam waktu dua minggu ke depan, BUMN akan mengadakan rapat untuk review mengenai posko banjir karena kemungkinan hingga Februari dan Maret curah hujan masih tinggi dan harus tetap waspada. BUMN, kata Erick, telah memiliki tim satgas yang ada di seluruh wilayah untuk membantu korban bencana banjir.
Pihaknya juga berupaya memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran, salah satunya dengan menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Lebih jauh, Erick menyampaikan perusahaan pelat merah tidak terdampak oleh banjir yang menerjang wilayah Jabodetabek. Namun, para karyawan BUMN yang terkena dampaknya.
"Kalau bicara mengenai bencana, kita tak bisa bicara kerugian karena ada kerugian itu tetap. Saya rasa kerugian bisa dicari lagi dengan keuntungan ya, tetapi yang prioritas turun ke jalan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
Advertisement
Gerai KDMP di Gunungkidul Mencapai 20, Lahan Jadi Sorotan
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Kim Jong Un Tegaskan Korea Utara Akan Terus Setia Bersama Rusia
- OPINI: Seni Menghadapi Pertanyaan Stigmatif saat Lebaran
- Pasta Tak Selalu Bikin Gula Darah Melonjak, Ini Penjelasan Ahli Gizi
- Tol Jogja-Solo Padat, 19.156 Kendaraan Lewat GT Purwomartani
- Tiket Tak Hangus, KCIC Beri Layanan Reschedule Gratis Penumpang Whoosh
- Bus Damri Tanpa Dokumen Ditahan di Terminal Tirtonadi Solo
- Geger Bau Bangkai Menyengat, Warga Kulonprogo Temukan Jenazah Pria
Advertisement
Advertisement







