Dishub DIY Kembangkan Sigap Aset, Pantau 25.730 Perlengkapan Jalan
Dishub DIY mengembangkan Sigap Aset untuk memantau perlengkapan jalan. Data 2026 mencatat kekurangan 27.590 unit dari total kebutuhan.
Ilustrasi./Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, JAKARTA - Banjir merendam ratusan rumah di Jalan Bina Warga, Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, setinggi 1-2 meter, Rabu (1/1/2020).
Edi, warga RT 3 di daerah tersebut mengatakan, air banjir mulai masuk ke pemukiman padat penduduk tersebut sejak pukul 01.00 dini hari. Air juga masuk ke dalam rumahnya dengan ketinggian mencapai 1,5 meter.
"Air naik sekitar jam 01.00-an lah," kata Edi di lokasi.
Edi menjelaskan, banjir yang melanda daerahnya itu akibat hujan yang tak kunjung henti sejak Selasa kemarin. Dirinya menyebut kalau banjir berasal kiriman air dari Bogor.
Ia menyebut, setidaknya ada 4 RT yang rumahnya terkena banjir. Saat ini, ia memilih untuk mengungsi di puskemas terdekat.
"Sementara ini mengungsi di puskesmas yang ada di RW 5," katanya.
Sementara itu, sudah ada petugas dari pemadam kebakaran DKI yang membantu mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Dishub DIY mengembangkan Sigap Aset untuk memantau perlengkapan jalan. Data 2026 mencatat kekurangan 27.590 unit dari total kebutuhan.
OJK mencatat hampir 1,5 juta pemain judi online di Jateng. Dana dari utang meningkat hampir 80 persen sejak 2024.
Kulit lansia lebih rentan terhadap sinar UV akibat penurunan kolagen dan melanin. Kenali penyebab serta cara melindunginya.
CPW menilai RUU Penyadapan mendesak untuk menyelaraskan 12 UU sekaligus memperkuat perlindungan privasi warga negara.
BNPB memastikan operasi pemadaman karhutla tetap berjalan dengan memperketat keselamatan usai helikopter Super Puma H-225 jatuh di Sungai Barito.
Jadwal MotoGP Qatar 2026 malam ini di Trans7, Vidio, dan Vision+. Marc Marquez berpeluang mengunci gelar juara dunia.