Korban Gelombang Panas di Spanyol Tembus 3.800 Jiwa
Lebih dari 3.800 orang meninggal akibat gelombang panas di Spanyol. Kebakaran hutan juga memicu evakuasi puluhan ribu warga.
Ilustrasi./Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, JAKARTA - Banjir merendam ratusan rumah di Jalan Bina Warga, Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, setinggi 1-2 meter, Rabu (1/1/2020).
Edi, warga RT 3 di daerah tersebut mengatakan, air banjir mulai masuk ke pemukiman padat penduduk tersebut sejak pukul 01.00 dini hari. Air juga masuk ke dalam rumahnya dengan ketinggian mencapai 1,5 meter.
"Air naik sekitar jam 01.00-an lah," kata Edi di lokasi.
Edi menjelaskan, banjir yang melanda daerahnya itu akibat hujan yang tak kunjung henti sejak Selasa kemarin. Dirinya menyebut kalau banjir berasal kiriman air dari Bogor.
Ia menyebut, setidaknya ada 4 RT yang rumahnya terkena banjir. Saat ini, ia memilih untuk mengungsi di puskemas terdekat.
"Sementara ini mengungsi di puskesmas yang ada di RW 5," katanya.
Sementara itu, sudah ada petugas dari pemadam kebakaran DKI yang membantu mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Lebih dari 3.800 orang meninggal akibat gelombang panas di Spanyol. Kebakaran hutan juga memicu evakuasi puluhan ribu warga.
Wamendagri Bima Arya menyatakan pemerintah belum membahas usulan kewarganegaraan ganda dan masih mengkaji aspek hukum serta data pendukung.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain asing telah tiba dan menjalani MCU. Manajemen kini menuntaskan administrasi sebelum peluncuran tim.
Presiden Prabowo akan meresmikan program listrik desa sebelum 14 Agustus 2026. Sebanyak 1.400 desa telah tersambung listrik sepanjang 2025.
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.