Marco Bezzecchi Ungkap Tantangan Tekanan Ban di MotoGP Mandalika
Marco Bezzecchi menjuarai MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika, tetapi menyebut tekanan ban dan perubahan suhu lintasan tetap menjadi tantangan.
Truk terendam banjir yang terjadi di Nepal./istimewa-RRI.co.id
Harianjogja.com, WASHINGTON— Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengerahkan bantuan dan personel kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir parah di perbatasan China dan Nepal. Bencana tersebut telah menewaskan sedikitnya 160 orang dan menyebabkan lebih dari 680 orang hilang.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyampaikan bahwa tim PBB bersama mitra kemanusiaan telah dikirim untuk mendukung masyarakat terdampak, khususnya dalam penanganan bencana di Nepal.
"Saya berduka cita atas banjir parah yang terjadi di Nepal dan China yang telah merenggut banyak nyawa, menyebabkan sejumlah orang hilang, serta menimbulkan kerusakan besar," kata Guterres melalui platform media sosial X, Rabu (26/8).
Guterres juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mendoakan agar mereka yang terluka segera pulih.
"Di Nepal, PBB membantu mitigasi yang dipimpin pemerintah. Tim PBB dan mitra kemanusiaan mengirimkan bantuan dan personel untuk mendukung masyarakat yang terdampak banjir," tambahnya.
Infrastruktur Nepal Rusak Parah
Dampak banjir tidak hanya dirasakan masyarakat yang kehilangan anggota keluarga atau masih menunggu kabar orang hilang. Infrastruktur penting di Nepal juga mengalami kerusakan akibat derasnya aliran air bercampur lumpur.
Berdasarkan data pemerintah Nepal, sebanyak 13 proyek pembangkit listrik tenaga air hancur akibat bencana tersebut. Jalan sepanjang 40 kilometer juga rusak, sementara sekitar 200 truk dan 19 jembatan terseret derasnya aliran air bercampur lumpur.
Banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah Nepal yang berbatasan dengan China. Kondisi tersebut turut membuat sejumlah warga Amerika Serikat dan Kanada yang berada di kawasan terdampak belum diketahui keberadaannya.
AS dan Kanada Siap Beri Bantuan
Amerika Serikat dan Kanada menyatakan kesiapan memberikan bantuan darurat kepada Nepal setelah banjir bandang dan tanah longsor dahsyat melanda wilayah tersebut pada Rabu (26/8).
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan pemerintah Washington siap memberikan dukungan kemanusiaan kepada Nepal.
“Departemen Luar Negeri siap mendukung Pemerintah Nepal dengan bantuan kemanusiaan yang diperlukan,” tulis Rubio melalui platform media sosial X.
Rubio juga menyampaikan solidaritas kepada rakyat Nepal dan mengatakan Washington “bersatu dalam doa” setelah bencana tersebut.
Dukungan serupa disampaikan Perdana Menteri Kanada Mark Carney. Ia menggambarkan bencana yang terjadi di Nepal sebagai sesuatu yang “sangat menghancurkan”.
“Warga Kanada memikirkan semua orang yang saat ini berada dalam kesulitan, mereka yang kehilangan orang tercinta, dan semua orang yang masih menunggu kepastian,” tulis Carney di X.
Carney menambahkan bahwa pemerintah Kanada siap memberikan dukungan kepada Nepal.
Puluhan Warga AS dan Kanada Masih Hilang
Otoritas Nepal menyebut sedikitnya 47 warga Amerika Serikat termasuk di antara orang-orang yang masih hilang. Selain itu, sebanyak 24 warga Kanada juga belum diketahui keberadaannya.
Namun, Washington dan Ottawa belum memastikan angka tersebut secara independen.
Di tengah upaya pencarian dan penanganan dampak bencana, jumlah korban secara keseluruhan telah mencapai sedikitnya 160 orang meninggal dunia. Lebih dari 680 orang lainnya masih dilaporkan hilang.
Kerusakan infrastruktur juga tercatat cukup besar. Menurut perkiraan pemerintah Nepal, banjir menghancurkan 13 proyek pembangkit listrik tenaga air dan jalan sepanjang 40 kilometer, sedangkan sekitar 200 truk serta 19 jembatan tersapu derasnya aliran air dan lumpur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Marco Bezzecchi menjuarai MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika, tetapi menyebut tekanan ban dan perubahan suhu lintasan tetap menjadi tantangan.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin, 12 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Senin, 12 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan reguler. Cek jam keberangkatan dari Jogja, Wates, dan YIA.
Kader Gerindra Sleman menggelar Gerakan Indonesia Asri di Tlogo Putri, Kaliurang, dengan menanam pohon, menebar benih ikan, dan membagikan sembako.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin, 12 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin, 12 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan dan tarif tiket Rp8.000.