MTQ Nasional XXXI Digelar di Semarang, 847 Peserta Mulai Berdatangan
Sebanyak 847 peserta dan ofisial dari 12 provinsi mulai tiba di Jateng untuk mengikuti MTQ Nasional XXXI di Semarang pada 11-20 September 2026.
Seismograf - Ilustrasi/StockCake
Harianjogja.com, GORONTALO—Dentuman keras terdengar di hampir seluruh wilayah Provinsi Gorontalo sekitar pukul 00.22 Wita, Jumat (11/9). Suara yang disebut warga menyerupai guntur atau benda berat jatuh itu sempat memicu kepanikan karena hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai sumber bunyi tersebut.
Kayla Rahman, warga Gorontalo Utara, mengatakan dentuman terdengar sangat jelas ketika dirinya bersama keluarga masih terjaga di rumah. Suara tersebut membuat anggota keluarganya panik dan sempat mengira akan terjadi hujan.
"Kami sekeluarga kebetulan belum ada yang tidur. Sekitar pukul 00.22 Wita, bunyi dentuman itu terdengar sangat jelas dan sempat membuat seisi rumah panik," kata warga Gorontalo Utara Kayla Rahman, Jumat (11/9).
Dia mengaku kaget dan berpikir bunyi itu adalah guntur yang menjadi pertanda akan turun hujan. Namun, hingga saat ini belum ada informasi resmi dari pemerintah atau instansi terkait mengenai asal dentuman tersebut.
Ani Agustina, warga Gorontalo Utara, juga mengaku mendengar suara yang sama. Setelah dentuman terdengar, dia kemudian mencari informasi melalui media sosial.
"Saya seketika mencari informasi di media sosial dan menemukan unggahan seorang teman yang memperlihatkan video pendek, seperti bintang atau meteor jatuh," katanya.
Video singkat tersebut kemudian dia bagikan kembali. Menurut Ani, video itu juga banyak dibagikan oleh daftar kontak lainnya di nomor WhatsApp yang dimiliki.
"Semoga ini hanya peristiwa alam biasa dan tidak menyebabkan bencana alam yang meresahkan," katanya.
Dugaan mengenai benda langit tersebut muncul dari informasi yang beredar di media sosial. Namun, dalam informasi yang dihimpun dari warga, belum terdapat keterangan resmi yang memastikan hubungan antara cahaya di langit dan dentuman yang terdengar di sejumlah wilayah Gorontalo.
Hamdan, warga Isimu, Kabupaten Gorontalo, menjadi salah satu warga yang mendengar suara tersebut dari dalam rumahnya. Dentuman itu awalnya dia kira berasal dari sesuatu yang jatuh atau menimpa bagian rumah.
"Saya pikir ada sesuatu yang menimpa atap rumah sebab angin pun masih berhembus cukup kencang. Namun, ternyata saat mencari tahu di luar rumah, tidak ada benda jatuh," katanya.
Setelah mencari tahu melalui media sosial, Hamdan melihat sejumlah temannya menduga suara tersebut berkaitan dengan bintang atau meteor yang jatuh di sekitar wilayah Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Informasi lain yang dia lihat menyebutkan adanya cahaya sangat terang yang melintas di langit Gorontalo sebelum dentuman terdengar. Cahaya tersebut disebut terlihat di wilayah Telaga, Kabupaten Gorontalo.
"Sebelum terdengar dentuman keras, nampak cahaya sangat terang melintas di langit Gorontalo di wilayah Telaga Kabupaten Gorontalo. Semoga tidak ada hal-hal atau musibah yang membahayakan. Kita berdoa agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, sambil menunggu informasi resmi dari pemerintah atau instansi resmi terkait," kata Hamdan mengutip salah satu unggahan di media sosial disertai video berdurasi pendek.
Hingga informasi tersebut disampaikan, warga masih menunggu keterangan resmi pemerintah atau instansi terkait untuk mengetahui penyebab dentuman keras yang terdengar di berbagai wilayah Provinsi Gorontalo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 847 peserta dan ofisial dari 12 provinsi mulai tiba di Jateng untuk mengikuti MTQ Nasional XXXI di Semarang pada 11-20 September 2026.
Loket Pajak Kendaraan hadir di Teras Malioboro Beskalan, Sabtu 12 September 2026. Cek jam layanan dan syarat perpanjangan STNK tahunan.
Gempa M5,9 di Kepulauan Seribu terasa hingga Jogja. Daryono menjelaskan penyebab, karakter gempa dalam, dan potensi gempa susulan.
Gempa M5,9 di barat laut Jakarta terasa hingga Jogja pada Sabtu dini hari. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Polisi menetapkan pemuda 22 tahun sebagai tersangka setelah anak 13 tahun ditemukan di rental PS Banyumanik usai berpindah empat hari.
Presiden Prabowo tiba di New Delhi untuk menghadiri KTT BRICS ke-18 yang berlangsung 12-13 September 2026.