Advertisement
Mulai Hari Ini, KA Bandara Internasional Adi Soemarmo Beroperasi Satu Jam Sekali
Karyawan PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) bersiap melakukan perjalanan Kereta Api (KA) Bandara Adi Soemarmo-Stasiun Balapan di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (28/12/2019). Kereta Api Bandara Adi Soemarmo yang terintegrasi dengan Stasiun Balapan Solo tersebut berkapasitas total 396 penumpang dan direncanakan beroperasi 60 kali perjalanan pulang pergi dalam sehari. - ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo akan mulai dioperasikan secara terbatas pada Minggu (29/12/2019). Hal itu ditegaskan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo akan beroperasi setiap satu jam sekali. Dia mengungkapkan proyek moda transportasi berbasis rel menuju Bandara Internasional Adi Soemarmo tersebut telah selesai dikerjakan.
"Minggu, 29 Desember 2019 akan dioperasikan secara terbatas," terang Budi dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, jaringan Harianjogja.com, Minggu (29/12).
Selama pengoperasian sementara, PT Kereta Api Indonesia (Persero) selaku operator moda transportasi berbasis rel tersebut akan menggratiskan biaya perjalanan hingga 2 bulan ke depan.
Kereta Bandara akan melayani perjalanan kereta dari Stasiun Balapan Solo menuju Bandara Adi Soemarmo Pergi Pulang (PP) dari pagi hingga sore hari, selama periode operasi terbatas.
Direktur Utama PT KAI Eddy Sukmoro menyatakan pihaknya akan menambah jumlah rangkaian KA Bandara Internasional Adi Soemarmo jika dibutuhkan. Sementara ini, akan terdapat dua rangkaian kereta yang akan melayani rute tersebut.
Jalur Kereta Api Solo Balapan–Bandara Adi Soemarmo yang memiliki panjang 13,5 kilometer (km) merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 56 Tahun 2018 tentang Perubahan Perpres Nomor 3 Tahun 2016.
Proyek ini dikerjakan oleh Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan mulai Maret 2018, dengan total investasi Rp820 miliar.
Selain diharapkan dapat menghubungkan dua bandara, yakni Bandara Adi Soemarmo di Surakarta dan Bandara Adi Sutjipto di Yogyakarta, ke depannya jalur ini diproyeksikan untuk terhubung dengan New Yogyakarta International Airport (NYIA).
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Van Gastel: PSIM Layak Dapat Hasil Lebih Baik dari Dewa United
Advertisement
Advertisement








