Ivendo DIY Dorong Pelaku Industri Event Jogja Saling Bersinergi
Musda III Ivendo DIY mendorong industri event Jogja memperkuat sinergi, legalitas, standarisasi, dan menggarap potensi swasta.
Agnez Mo. /Ist-Instagram
Harianjogja.com, JAKARTTA - Agnez Mo dikabarkan sedang tidak sehat. Kendati demikian, ia tetap ngotot untuk melantunkan lagu di atas panggung.
"Gue maksain meski lagi tak enak badan dari kemarin suara habis," kata Agnez Mo saat berada di atas panggung Studio 6 Emptek Indosiar kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (19/12/201).
Pelantun lagu "Matahariku" itu kembali mengatakan bahwa alasannya memberanikan dirinya bernyanyi dalam keadaan sakit karena dirinya tak ingin disebut sebagai "Kristen KTP".
"Ini demi panggilan Yesus untuk nyanyi karena gue gak mau dibilang Kristen KTP yang ke gereja hari Minggu doang," ungkap Agnez Mo yang bernama asli Agnes Monica Moeljoto.
Berdasarkan pantauan Suara.com, penampilan Agnez Mo yang sedang sakit malam itu mengenakan pakaian serba putih, dan bernyanyi di atas panggung dengan vokalnya masih tetap terjaga.
Namun untuk aksi panggung khasnya, yaitu menari bersama para dancer ia batasi lantaran kondisi tubuhnya yang tidak sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Musda III Ivendo DIY mendorong industri event Jogja memperkuat sinergi, legalitas, standarisasi, dan menggarap potensi swasta.
Kementerian Koperasi mengusulkan tambahan anggaran Rp4,53 triliun untuk 2027, terutama untuk SDM, usaha, digitalisasi, dan pengawasan.
Ibu di Semin Gunungkidul membuang bayi yang baru dilahirkannya karena takut tak mampu menafkahi. Polisi menemukan petunjuk dari ceceran darah.
Erupsi Gunung Sinabung berdampak pada 21 penerbangan dari dan menuju Bandara Kualanamu pada 31 Agustus-1 September 2026.
Jalur pendakian Gunung Kerinci ditutup sementara mulai 1 September 2026 untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.
Anggota DPR RI Vita Ervina mendesak pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)