Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, 8 Pelajar Diperiksa
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Gubernur NTT dorong diaspora di Jogja jadi duta budaya melalui usaha kuliner dan kolaborasi pembangunan daerah. /Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN—Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menekankan peran krusial diaspora NTT yang menetap di Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai duta budaya sekaligus penggerak ekonomi daerah. Pesan ini disampaikan dalam acara silaturahmi hangat yang berlangsung di Resto Ikan Bakar Pantai Timur, Depok, Sleman, pada Rabu, 29 April 2026.
Pertemuan ini tidak hanya menjadi wadah temu kangen antarwarga perantau, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat identitas budaya dan merajut kolaborasi dalam upaya pembangunan bagi daerah asal.
Dalam agenda yang digelar di Resto Ikan Bakar Pantai Timur, Depok, Sleman, Melki hadir bersama Owner restoran Yehezkiel Damaledo, Kepala Badan Penghubung NTT di Jakarta Florida Taty, serta jajaran penasihat. Kehadirannya disambut antusias oleh ratusan mahasiswa dan tokoh senior asal 21 kabupaten/kota se-NTT yang kini menetap di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi atas tumbuhnya usaha produktif yang dirintis putra daerah NTT di perantauan. Menurutnya, restoran dengan konsep etnik tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat makan, tetapi juga menjadi representasi identitas dan wajah NTT di tanah Jawa.
“Saya berharap para perantau di Yogyakarta ini bisa terus menunjukkan citra positif masyarakat Timur melalui kreativitas dan usaha nyata. Salah satu contohnya adalah restoran ini, yang tidak hanya menyajikan kuliner, tapi juga menjadi ruang bagi perantau untuk berdaya secara ekonomi dan tetap membumi dengan identitasnya,” ujar Melkiades di hadapan para diaspora.
Konsep Kuliner NTT
Restoran yang beralamat di Jalan Laksda Adisucipto No. 5 tersebut dinilai mampu menarik perhatian publik meski baru beroperasi sekitar delapan bulan. Humas Resto Ikan Bakar Pantai Timur, Memoris T.F. Sarumaha, menjelaskan bahwa konsep utama yang diusung adalah menghadirkan suasana kampung halaman NTT di tengah dinamika kota Yogyakarta.
Sejumlah menu khas seperti ikan goreng rempah, tuna kuah kuning, dan sayur rumpu rampe menjadi sajian unggulan yang diminati pengunjung, baik dari kalangan lokal maupun wisatawan mancanegara. Cita rasa autentik tersebut menjadi pelepas rindu bagi warga NTT yang merindukan kuliner daerah asalnya.
“Kehadiran Pak Gubernur menjadi energi baru bagi kami. Restoran ini dikonsep agar para perantau merasa sedang pulang kampung. Kami ingin membuktikan bahwa kuliner khas NTT punya daya saing global,” tutur Memoris.
Dorongan Gerakan Pembangunan
Dalam sesi dialog interaktif, Melki turut memaparkan arah pembangunan NTT lima tahun ke depan melalui gerakan bertajuk “Ayo Bangun NTT, Beta NTT Manis dan Baik, Baku Sayang dan Baku Jaga.” Gerakan tersebut diharapkan mampu memperkuat solidaritas dan kolaborasi antarwarga NTT, baik di dalam maupun luar daerah.
Ia menekankan bahwa pembangunan NTT tidak bisa hanya bertumpu pada potensi internal wilayah, melainkan membutuhkan kontribusi pemikiran dan peran aktif diaspora yang tersebar di berbagai kota, termasuk Yogyakarta. Sinergi antara pemerintah daerah, Badan Penghubung NTT di Jakarta, serta komunitas perantau dinilai menjadi kunci percepatan pembangunan.
“NTT tidak bisa kita bangun sendiri dari dalam. Kita butuh kontribusi dan pemikiran dari seluruh potensi masyarakat kita yang tersebar di luar daerah hingga luar negeri. Mari kita tunjukkan bahwa orang Timur itu santun, tertib, dan ikut menjaga kenyamanan Yogyakarta,” tegas Gubernur.
Kegiatan silaturahmi tersebut juga dimeriahkan dengan pertunjukan budaya yang memadukan Tarian Bidu asal Malaka dan Tari Raminten Tolak Bala khas Yogyakarta. Kolaborasi seni ini menjadi simbol harmonisasi antara masyarakat pendatang dan kearifan lokal DIY, sekaligus memperkuat pesan bahwa diaspora NTT di Yogyakarta turut berperan dalam menjaga keberagaman budaya Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
Prakiraan cuaca DIY Senin, 28 September 2026: suhu maksimum 33°C, udara kabur di Kota Jogja, Bantul, dan Kulonprogo. Cek rinciannya.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Senin 28 September 2026, lokasi layanan, jam operasional, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Cek jadwal SIM Sleman Senin 28 September 2026, lokasi pelayanan, jam buka, jenis layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.