MK Tolak Gugatan UU Kesehatan, Kemenkes Perkuat Penanganan KLB
Kemenkes menyebut putusan MK yang menolak uji materi UU Kesehatan memperkuat dasar hukum penanganan KLB dan wabah di Indonesia.
Sepakbola - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Industri olahraga global kini tidak lagi sekadar ajang kompetisi, tetapi telah berkembang menjadi ekosistem bisnis bernilai miliaran dolar. Banyak miliarder dunia menjadikan klub olahraga sebagai aset strategis untuk memperluas pengaruh, investasi, hingga penguatan merek.
Berdasarkan data terbaru Forbes yang dirilis pada Jumat (17/4/2026), sejumlah nama besar dari sektor ritel, teknologi, hingga hiburan mendominasi daftar pemilik klub olahraga terkaya di dunia tahun 2026.
1. Bernard Arnault (Paris FC)
Di sektor sepak bola Eropa, Bernard Arnault yang dikenal sebagai pendiri LVMH menempati posisi puncak. Ia tercatat memiliki kekayaan bersih mencapai US$171 miliar setelah mengakuisisi Paris FC.
Selain sepak bola, Arnault juga memperluas pengaruhnya ke industri balap melalui kesepakatan sponsorship di Formula 1 yang nilainya diperkirakan mencapai US$1 miliar.
2. Rob Walton (Denver Broncos)
Rob Walton, pewaris raksasa ritel Walmart, menjadi pemilik utama tim NFL Denver Broncos. Ia juga memiliki 10 persen saham di Arizona Diamondbacks sejak 2024 dengan valuasi klub sekitar US$2 miliar.
3. Steve Ballmer (LA Clippers)
Mantan CEO Microsoft ini memiliki kekayaan bersih US$126 miliar. Ia dikenal sebagai pemilik Los Angeles Clippers dan membangun markas baru Intuit Dome sebagai simbol investasi jangka panjang di NBA.
4. Miriam Adelson (Dallas Mavericks)
Miriam Adelson, pemilik Las Vegas Sands, memiliki kekayaan sekitar US$37,5 miliar. Ia mengambil alih kepemilikan mayoritas Dallas Mavericks, memperkuat keterkaitan antara bisnis hiburan dan olahraga.
5. Idan Ofer (FC Famalicao & Atletico Madrid)
Taipan pelayaran ini memiliki kekayaan US$34,6 miliar. Ia menguasai FC Famalicao di Portugal dan memiliki sekitar 32 persen saham di Atletico Madrid.
6. Robert Pera (Memphis Grizzlies)
Robert Pera, pendiri Ubiquiti, memiliki kekayaan US$31,7 miliar. Ia menjadi pemilik mayoritas Memphis Grizzlies sejak 2012 dan membawa tim tersebut menjadi salah satu kekuatan muda NBA.
7. Henry Samueli (Anaheim Ducks)
Pendiri Broadcom ini memiliki kekayaan US$30,8 miliar. Ia membeli klub NHL Anaheim Ducks pada 2005 dengan nilai US$70 juta dan kini mengembangkannya sebagai bagian dari ekosistem hiburan olahraga.
8. Francois Pinault (Stade Rennais FC)
Francois Pinault, pemilik Kering Group, memiliki kekayaan US$29,5 miliar. Ia menjadi pemilik klub Prancis Stade Rennais FC dan dikenal menjadikan klub sebagai bagian dari identitas budaya lokal.
9. Daniel Gilbert (Cleveland Cavaliers)
Pendiri Rocket Mortgage ini memiliki kekayaan US$27,9 miliar. Ia menjadi pemilik Cleveland Cavaliers dan mengintegrasikan teknologi finansial ke dalam manajemen klub NBA tersebut.
10. David Tepper (Carolina Panthers & Charlotte FC)
David Tepper menutup daftar dengan kekayaan US$23,7 miliar. Ia memiliki Carolina Panthers (NFL) dan Charlotte FC (MLS).
Terkait visinya, Tepper pernah menyampaikan dalam sebuah wawancara:
"Kami di sini untuk menang, baik di lapangan maupun dalam pengembangan komunitas. Membangun infrastruktur olahraga adalah investasi jangka panjang untuk masa depan kota."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Kemenkes menyebut putusan MK yang menolak uji materi UU Kesehatan memperkuat dasar hukum penanganan KLB dan wabah di Indonesia.
Sebanyak 35 anak Gunungkidul lolos Sekolah Rakyat 2026. Namun data final masih menunggu SK Gubernur DIY Sri Sultan HB X.
Penggunaan BBM B50 aman untuk kendaraan diesel, namun pakar ITB mengingatkan beberapa komponen penting tetap harus rutin dicek.
Prediksi Inggris vs RD Kongo di 32 besar Piala Dunia 2026, lengkap dengan susunan pemain, analisis, dan prediksi skor terbaru.
Kemdiktisaintek meluruskan isu 60.000 camaba mundur. Data itu berasal dari evaluasi 2025, bukan kondisi penerimaan 2026.
Pemkab Sleman mulai rehabilitasi 8 SMP pada 2026. Enam sekolah sudah kontrak, sisanya menyusul dengan anggaran Rp1,54 miliar.