Kisah Angel, WNI Jadi Volunteer FIFA di Piala Dunia 2026 di Meksiko
Kisah Angelia Hutabarat, WNI yang lolos volunteer FIFA World Cup 2026 dan bertemu legenda sepak bola dunia di Meksiko.
Macan tutul/www.santabanta.com
Harianjogja.com, PALEMBANG - Seorang petani di Sumatra Selatan tewas diterkam seekor macan tutul saat bekerja di ladangnya di Desa Pulau Panas, Kecamatan Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan, Minggu (17/11/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kepala Desa Pulau Panas, Sumadi, mengatakan korban bernama Kuswanto berusia 58 tahun. Ia ditermam macan tutul saat bekerja di kebun kopinya.
"Ada dua orang saksi menemukan korban sedang diserang macan, lalu keduanya berusaha mengusir macan tutul itu meski agak ketakutan, akhirnya macan pergi, tapi korban [Kuswanto] meninggal di lokasi kejadian," ujar Sumadi saat dihubungi dari Palembang.
Menurut Sumadi terdapat luka cakaran di bagian kepala dan luka agak dalam di leher korban yang menyebabkan korban meninggal.
Serangan tersebut agak mengejutkan karena lokasi kebun kopi korban terhitung cukup jauh dari hutan lindung habitat macan tutul. Menurut Sumadi serangan itu baru pertama kali terjadi sejak 50 tahun terakhir.
"50 tahun yang lalu juga pernah ada serangan, tapi serangan harimau," tambahnya.
Dia meminta sekitar 400 warganya agar tidak menuju ke lokasi kejadian sebab dimungkinkan hewan yang terancam punah itu masih berkeliaran.
"Kami menduga macan itu sedang mencari sumber air karena mungkin di habitatnya sumber air sudah mengering," kata Sumadi.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah II Lahat, Martialis Puspito, mengatakan timnya sedang turun ke lokasi kejadian untuk memeriksa gejala serangan.
"Kami sudah tanyakan kepala desa mengenai ciri-ciri hewan buasnya, dugaan besar kami itu adalah macan dahan karena ada motif tutulnya," kata Puspito.
Ia mengimbau seluruh warga desa agar menjauhi lokasi penerkaman sembari tim BKSDA mencari tahu motif keluar dan serangan macan tutul, sebab hewan langka tersebut umumnya dikenal pemalu serta cenderung menghindari manusia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kisah Angelia Hutabarat, WNI yang lolos volunteer FIFA World Cup 2026 dan bertemu legenda sepak bola dunia di Meksiko.
Chapter Jogja 2026 kembali hadir di JNM dan SD Tumbuh pada 19-23 Juni dengan konsep Unique Art Fair yang memperkuat ekosistem seni rupa Yogyakarta.
Wayang Gedhog langka akan dipentaskan di Keraton Jogja saat 1 Sura 2026. Lakon Jaya Berdangga sarat pesan perjuangan, kesetiaan, dan refleksi diri.
Kementerian PU mempercepat preservasi Jalan Pantura Kudus-Pati-Rembang. Progres proyek Lingkar Juwana-Pati sudah 85 persen dan ditarget selesai Juni 2026.
Simak bacaan doa awal Tahun Baru Islam 1 Muharram yang sahih lengkap dengan tulisan Arab, latin, arti, serta dalil dari hadis dan riwayat sahabat.
Bank Jateng dan Pemkab Karanganyar memperkuat sinergi KPR subsidi, pariwisata digital, dan pembiayaan UMKM untuk mendorong ekonomi daerah.