Advertisement
Nasdem Sayangkan Adanya Kecurigaan dari Silaturahmi Politiknya
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kanan) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) memberikan keterangan pers seusai melakukan pertemuan di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Rabu (24/7/2019). - Antara/Fauzi Lamboka.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyayangkan publik banyak menaruh curiga atas silaturahmi politik dan rangkulan dirinya dengan Ketua Umum PKS Sohibul Iman.
"Bangsa ini sudah capek dengan segala intrik yang mengundang sinisme satu sama lain, kecurigaan satu sama lain hingga kita berkunjung ke kawan (PKS). Ini bangsa model apa seperti ini? Tingkat diskursus politik yang paling picik di negeri ini. Hubungan rangkulan dan tali silahturahmi politik dimaknai dengan berbagai macam tafsir dan kecurigaan," kata Surya Paloh saat memberikan sambutannya pada Pembukaan Kongres II Partai NasDem di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (8/11/2019) malam.
Advertisement
Sementara, kata dia, Indonesia menganut sebuah sistem nilai-nilai demokrasi yang begitu liberal, tapi dalam praktiknya begitu ortodok konservatif.
"Ada paradoks di situ. Kita bilang kita mau maju, tapi kita melangkah ke belakang. Mari kita bermusyawarah dan bergotong-royong, tapi kita hanya bilang akulah yang lebih penting yang lainnya biar mati semua," kata Surya.
BACA JUGA
Sikap yang ditunjukkan dengan kecurigaan, kata dia, semakin menjauhi nilai-nilai yang namanya Pancasila.
"Pancasila sebagai pegangan kita. Tapi kita tidak laksanakan. Itu ngakunya partai nasionalis, partai yang pancasilais, ya buktikan saja. Rakyat membutuhkan pembuktian partai mana yang paling menanamkan nilai-nilai Pancasila. Kalau partai yang masih mengundang cynical propaganda yang kosong mengajak berkelahi satu sama yang lainnya, ah yang pasti itu bukan Pancasilais itu," ujar Surya.
Di hadapan 8.000 kader, Surya mengingatkan bila Partai NasDem mau dikenal sebagai partai yang pancasilais, pertama, bersikaplah rendah hati, rangkul teman, salam teman, tawarkan pikiran-pikiran sama teman, jangan musuhi teman.
"Nah itu baru namanya mengamalkan nilai-nilai Pancasila," tutur Surya Paloh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BGN dan Kemensos Matangkan Penyaluran MBG bagi Lansia dan Disabilitas
- BPJS Kesehatan Jelaskan Mekanisme Reaktivasi PBI JKN, Begini Caranya
- Ormas Islam Pahami Alasan Prabowo Masukkan RI ke Dewan Perdamaian
- Seleksi Sekolah Rakyat Dimulai, Kemensos Siapkan Kuota 30 Ribu Siswa
- Meriyati Hoegeng Tutup Usia di 100 Tahun, Kapolri Sampaikan Duka
Advertisement
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Fokus Pendidikan Anak, Yayasan TCKN Pastikan Sesuai Prosedur Hukum
- SIM Keliling Gunungkidul Rabu, Ini Lokasi dan Jam Layanannya
- Hujan Ringan Diprediksi Merata di DIY, Aktivitas Warga Perlu Waspada
- Jadwal SIM Keliling Kota Jogja Rabu 4 Februari 2026
- Barcelona Lolos Semifinal Piala Raja Seusai Kalahkan Albacete 2-1
- Jadwal SIM Keliling Polda DIY Beroperasi Rabu 4 Januari 2026
- Bus KSPN Malioboro-Pantai Baron, Alternatif Wisata Hemat Waktu
Advertisement
Advertisement




