Jadi Menteri, Nadiem Makarim Tolak Pengawalan Polisi

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. - JIBI/Bisnis Indonesia
06 November 2019 21:07 WIB Redaksi Bisnis Indonesia News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Dua pekan setelah menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim tak mengubah penampilan. Pendiri perusahaan teknologi Gojek ini masih setia dengan busana kasual saat ke kantor, bahkan menolak pengawalan polisi saat bepergian ke suatu tempat.

Kesetiaan Nadiem dengan gaya milenialnya dan informal terlihat pada hari Selasa (5/11/2019) saat mengundang para pemimpin redaksi ke kantornya di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta selatan. Dia memakai celana jin dan kemeja biru.

Penampilan Nadiem tersebut berkebalikan dengan busana sejumlah pejabat Kemendikbud seperti Sekretaris Jenderal Didik Suhardi maupun Kepala Biro Humas Airlangga yang berbatik lengan panjang dan celana kain. Sejumlah pemimpin redaksi juga kecele, karena mereka terlanjur mengenakan baju formal.

Winarto, ajudan Nadiem yang juga mengawal dua menteri sebelumnya yakni Anies Baswedan dan Muhajir Effendy, mengatakan sejak awal menjabat, sang menteri baru memang beberapa kali menyuruh pulang polisi yang mengawalnya. Namun, untuk antisipasi panggilan mendadak presiden, barisan voorijder tetap disiagakan.

Menurut Winarto, jalanan Jakarta susah ditebak sehingga kehadiran voorijder tetap diperlukan oleh seorang menteri. Nadiem, saat menjadi CEO Gojek, memang lebih sering menggunakan jasa ojek online untuk menunjang mobilitasnya, 3-4 kali dalam sehari.

Gaya berbusana Nadiem juga khas milenial, memakai setelan casual terdiri kaos oblong, celana jeans, dan sepatu kets. Konon, Nadiem memang tetap ‘ingin menjadi dirinya sendiri’ saat menjabat menteri, termasuk memilih tak menggunakan pengawalan polisi saat bepergian karena hal itu sesuatu yang dia benci saat menjadi rakyat jelata.

Namun, tak selamanya juga menteri paling muda di jajaran Kabinet Indonesia Maju tersebut berpakain santai. Saat pertama kali dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana Merdeka sebagai calon menteri pada 21 Oktober 2019, Nadiem juga mematuhi dresscode yang sudah ditentukan, kemeja putih lengan panjang.

Busana serupa juga digunakan saat beberapa kali muncul ke publik dan menggelar pertemuan dengan para pejabat di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia