Advertisement
BMKG: Tidak Ada Anomali Cuaca Tahun Depan
Awan hitam menyelimuti langit Jakarta, Senin (10/12/2018). - Antara/Rivan Awal Lingga
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Wilayah Indonesia mengalami musim kemarau panjang pada tahun ini. Namun, tahun depan situasi kemungkinan akan berbeda.
Kondisi iklim di Indonesia sangat dikontrol oleh kondisi suhu muka air laut di Samudera Hindia, Samudera Pasifik, serta di perairan laut Indonesia.
Advertisement
Menurut BMKG, kemarau panjang tahun ini terjadi disebabkan rendahnya suhu permukaan laut daripada suhu normal yang berkisar antara 26 - 27 derajat Celcius di wilayah perairan Indonesia bagian selatan dan barat, sehingga berimplikasi pada kurangnya pembentukan awan di wilayah Indonesia.
Dengan adanya fenomena tersebut, awal musim hujan periode 2019-2020 mundur dan sebagian besar wilayah Indonesia mulai memasuki musim hujan pada November, kecuali untuk wilayah Sumatera dan Kalimantan yang dimulai sejak pertengahan Oktober 2019.
Berdasarkan hasil pengamatan dan analisis dinamika atmosfer, BMKG memprediksi pada 2020 tidak akan terjadi El-Nino kuat. NOAA dan NASA (Amerika) serta JAMSTEC (Jepang) pun memprediksi hasil yang serupa.
Dengan demikian, tahun depan diperkirakan tidak ada anomali cuaca yang berdampak pada curah hujan di wilayah Indonesia. Curah hujan akan cenderung sama dengan pola iklim normal (klimatologisnya).
Musim kemarau umumnya akan dimulai pada April - Mei hingga Oktober 2020. Wilayah di dekat ekuator, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Riau, akan mengalami musim kemarau mulai Februari - Maret 2020. Situasi itu berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di awal tahun pada wilayah dekat ekuator tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Talud Sungai Jogja Rapuh, Rp4 Miliar Disiapkan untuk 5 Titik Prioritas
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Daftar Mobil Listrik 500 Km+ di Indonesia, Termurah Rp380 Juta
- Fakta-Fakta Kasus Little Aresha, 53 Anak Jadi Korban Daycare Jogja
- Perlintasan KA di Jogja Rawan, Aulia Reza Dorong Keselamatan Kolektif
- Mengenang Sejarah hingga Proteksi Karya, Makna di Balik 26 April
- Start dari Posisi 17, Veda Ega Pratama, Jadwal Lengkap dan Waktu Balap
- Eks Pekerja Sritex Desak Pemerintah Ambil Alih Pabrik Jadi BUMN
- 25 Ribu Jamaah Haji RI Sudah Tiba di Madinah
Advertisement
Advertisement








