BMKG Ungkap Daftar Kota yang Berpotensi Hujan Sabtu Ini
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah kota besar pada Sabtu, termasuk potensi petir dan angin kencang.
Rocky Gerung./Suara
Harianjogja.com, JAKARTA - Rocky Gerung menyebut pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak meninggalkan apa pun.
Hal ini disampaikan Rocky Gerung dalam video yang diunggah ke kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Kamis (31/10/2019). Deddy Corbuzier awalnya menanyakan kepada Rocky Gerung terkait pemerintahan presiden mana yang dia dukung penuh.
"Ada enggak Presiden selama Indonesia merdeka ini yang lu dukung 100 persen?" tanya Deddy Corbuzier.
Rocky Gerung dengan tegas mengaku, tidak ada presiden yang dia dukung sepenuhnya.
"Soeharto gua demo dulu. Habibie juga kita demo dulu, karena dia menghabiskan APBN dipakai untuk industri strategis, yang buat kita, itu enggak rasional," ujar Rocky Gerung.
Dulu Rocky Gerung mendukung Gus Dur. Namun menurutnya, Gus Dur kehilangan kemampuan untuk memainkan politik parlemen.
"Tapi Gus Dur meninggalkan sesuatu, yaitu kemajemukan. Pak Harto meninggalkan infrastruktur. Habibie meninggalkan ide tentang 4.0 Technology, yang baru sekarang dibicarakan. Megawati meninggalkan apa? Megawati meninggalkan nama bapaknya, karena dia enggak mungkin dipisahkan dengan \'Soekarnoisme\'," Rocky Gerung menjelaskan.
Pria kelahiran 20 Januari 1959 ini juga menyebut bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meninggalkan demokrasi. Alasannya, tidak ada satu pun orang yang dipenjara karena berbeda pandangan politik di masa itu.
Sementara, Rocky Gerung merasa, di era saat ini, Jokowi tidak meninggalkan apa pun, bahkan malah membuat kondisi demokrasi Indonesia kian merosot.
"Nah sekarang Jokowi kita harus pikirkan meninggalkan apa? Masak meninggalkan infrastruktur? Infrastruktur kan bagian gampang untuk dibongkar ulang," ucap Rocky Gerung.
Ia mencontohkan, di negara Korea, Jepang, dan Amerika, infrastruktur seperti jembatan dibongkar ulang.
"Jadi, enggak mungkin legacy Jokowi itu di infrastruktur, apa legacy-nya? Ya enggak ada. Ekonomi juga buruk, pendidikan buruk, demokrasi buruk. Orang mungkin akan ingat, Pak Jokowi diingat sebagai pinokio," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah kota besar pada Sabtu, termasuk potensi petir dan angin kencang.
Tim SAR mengerahkan helikopter HR-3604 untuk memperluas pencarian delapan jurnalis dan awak kapal yang hilang di Selat Sunda.
Empat pria bertopeng membakar Warung Mi dan Babi Tepi Sawah di Sukoharjo setelah mengancam penjaga malam dengan senjata tajam.
Harga Pertalite dan Biosolar dipastikan tidak naik hingga akhir 2026. Pemerintah menjaga harga BBM subsidi demi daya beli masyarakat.
Ketua MK Suhartoyo mengingatkan calon advokat tak menjadikan klien sebagai objek bisnis dan pentingnya menjalankan prinsip officium nobile.
Polda Metro Jaya menetapkan tiga tersangka dalam kasus tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan di Pejompongan, Jakarta Pusat.