Gibran Diyakini Bakal Dapat Restu Megawati Maju Pilkada Solo, Diduga Ada yang Membekingi

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka di Kantor DPC PDIP Solo, Jateng. - Suara.com/Ari Purnomo
29 Oktober 2019 22:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SOLO -- Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka diyakini mendapat restu Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk maju di Pilkada Solo tahun depan.

Upaya Gibran Rakabuming Raka menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri beberapa waktu lalu dinilai menunjukkan hasil. Meski rekomendasi PDIP tentang nama yang akan diusung di Pilkada Solo 2020 belum turun, Gibran dinilai sudah mendapatkan sinyal positif dari sikap Megawati.

Prediksi itu diungkapkan oleh pengamat politik dan akademisi Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Agus Riewanto. Menurutnya, sikap Megawati yang meminta Gibran membaca buku merupakan sinyal positif dan apresiasi.

Dia menduga sinyal tersebut bisa berakhir pada rekomendasi dari DPP PDIP meskipun tidak memperoleh rekomendasi DPC PDIP Solo. Hal itu bisa terjadi karena aturan di PDIP memungkinkan.

"Sistem pendaftaran PDIP mungkin bisa diperbaiki atau aturan memang sengaja yang memperbolehkan mendaftar melalui DPC, DPD, atau DPP agar ada alternatif calon. Seharusnya sistem pencalonan itu hanya satu saja kota, daerah, atau pusat agar jelas," ujarnya saat dihubungi Solopos.com-jaringan Harianjogja.com, Senin (29/10/2019).

Melihat langkah Gibran yang menemui sendiri tokoh-tokoh PDIP, kata Agus, hal itu menjadi petunjuk adanya sosok mentor politik di belakangnya. Agus menjelaskan secara umum politik selalu ada mentor yang mendorong baik secara psikologis dan finansial. Apabila dicermati, Gibran turun sendiri saat menemui Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, ke Kantor DPC PDIP Solo, dan Megawati Soekarno Putri.

Agus menduga ada seorang tokoh dari DPC PDIP Kota Solo yang memiliki jaringan ke DPP PDIP, termasuk menghubungkan faksi Joko Widodo dengan DPP PDIP.

"Semua tahu Jokowi dulu sama seperti Gibran berlatar belakang pengusaha baru terjun sebagai kader PDIP. Itu juga membuat Gibran semakin percaya diri. Kalau ada yang mengatakan Gibran merupakan kader baru itu kan urusan lain yang jelas saat ini Gibran memiliki KTA PDIP," imbuhnya.

Agus melihat Gibran ingin menunjukkan bahwa dirinya berani. Padahal apabila dicermati sebelumnya di media massa, kata Agus, terlihat jelas Gibran bukan sosok yang percaya diri. Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi Gibran saat ini yang penuh percaya diri.

"Mentor Gibran akan muncul nanti ketika di akhir atau saat kemenangan akan diraih, kelak akan ada yang mengklaim kemenangannya. Nah, itulah sosok back stage Gibran, kalau saat ini tidak akan ke luar," ujarnya.

Sumber : Solopos.com