PKB Kumpulkan 250 Pesantren, Bahas Kasus Kekerasan Seksual
PKB gelar Temu Nasional Pesantren 2026 bahas kasus kekerasan seksual. Libatkan pemerintah dan 250 pesantren untuk solusi bersama.
Ma\'ruf Amin. /Okezone
Harianjogja.com, SURABAYA --Pemerintah di bawah kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma\'ruf Amin memberi perhatian serius terhadap radikalisme di Indonesia. Beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju bahkan ditugasi khusus menangani urusan radikalisme.
Wakil Presiden Ma\'ruf Amin menyebut dirinya akan mengandalkan para santri dari berbagai pondok pesantren untuk mengadang gerakan radikalisme dan terorisme yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Saya tempatkan santri di garda terdepan mengadang radikalisme dan terorisme demi keutuhan NKRI," ujarnya di hadapan ribuan santri saat menghadiri kegiatan Santri Culture Night di Surabaya, Jawa Timur, Senin (28/10/2019).
Lebih lanjut Wapres menilai tugas santri adalah bersama-sama pemerintah mengawal NKRI dari paham-paham yang menyimpang. Ketua umum nonaktif Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini juga mengungkapkan pemerintah ke depan bertekad membangun Indonesia maju, termasuk mengandalkan para santri.
"Untuk membangun Indonesia maju tergantung manusianya. Kita ingin membangun manusia unggul, sehat, cerdas dan produktif tetapi juga berakhlakul karimah. Dengan begitu diharapkan Indonesia cepat maju pada masa akan datang," katanya.
Menurutnya, santri juga harus dibekali dengan ilmu dan pengetahuan yang cukup sesuai dengan tantangan yang dihadapi dan harus siap berada di manapun serta menjadi apapun.
"Sekarang ini banyak santri jadi menteri," tuturnya sembari menunjuk ke arah Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah dan Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto yang turut hadir di acara itu.
Ma\'ruf tak segan menunjuk dirinya yang seorang santri dan kini menjabat orang nomor dua di republik ini. "Ke depan saya harap ada santri yang jadi Presiden," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
PKB gelar Temu Nasional Pesantren 2026 bahas kasus kekerasan seksual. Libatkan pemerintah dan 250 pesantren untuk solusi bersama.
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.