Advertisement
Ma’ruf Amin Andalkan Santri untuk Memberantas Radikalisme dan Terorisme
Ma'ruf Amin. - Okezone
Advertisement
Harianjogja.com, SURABAYA --Pemerintah di bawah kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin memberi perhatian serius terhadap radikalisme di Indonesia. Beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju bahkan ditugasi khusus menangani urusan radikalisme.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut dirinya akan mengandalkan para santri dari berbagai pondok pesantren untuk mengadang gerakan radikalisme dan terorisme yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Advertisement
"Saya tempatkan santri di garda terdepan mengadang radikalisme dan terorisme demi keutuhan NKRI," ujarnya di hadapan ribuan santri saat menghadiri kegiatan Santri Culture Night di Surabaya, Jawa Timur, Senin (28/10/2019).
Lebih lanjut Wapres menilai tugas santri adalah bersama-sama pemerintah mengawal NKRI dari paham-paham yang menyimpang. Ketua umum nonaktif Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini juga mengungkapkan pemerintah ke depan bertekad membangun Indonesia maju, termasuk mengandalkan para santri.
BACA JUGA
"Untuk membangun Indonesia maju tergantung manusianya. Kita ingin membangun manusia unggul, sehat, cerdas dan produktif tetapi juga berakhlakul karimah. Dengan begitu diharapkan Indonesia cepat maju pada masa akan datang," katanya.
Menurutnya, santri juga harus dibekali dengan ilmu dan pengetahuan yang cukup sesuai dengan tantangan yang dihadapi dan harus siap berada di manapun serta menjadi apapun.
"Sekarang ini banyak santri jadi menteri," tuturnya sembari menunjuk ke arah Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah dan Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto yang turut hadir di acara itu.
Ma'ruf tak segan menunjuk dirinya yang seorang santri dan kini menjabat orang nomor dua di republik ini. "Ke depan saya harap ada santri yang jadi Presiden," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jadwal Terbaru KRL Jogja-Solo Minggu 1 Februari 2026, Tarif Rp8.000
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Monitoring Program MBG Pastikan Gizi Tepat dan Ekonomi Lokal Tumbuh
- Setelah Mahendra Siregar, Wakil Ketua OJK Ikut Mengundurkan Diri
- Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Jenazah di TPU Tegal Alur
- Sleman Bangun Fasilitas Panjat Tebing Standar Internasional di Ngaglik
- Kawasan Industri Sentolo Dilirik Perusahaan Farmasi dan Kosmetik
- Kolaborasi Berbasis Kinerja Dorong Akselerasi Bisnis Ritel Farmasi
- Perkuat Kuliah Praktik, UMY Bangun Lab Teknik Terpadu Rp10 Miliar
Advertisement
Advertisement



