DPRD Jateng Soroti 19 Titik Pengeboran Geotermal, ESDM Diminta Temui Warga
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Ilustrasi Media Sosial - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI Komjen Pol. Mohammed Rycko Amelza Dahniel mengingatkan generasi muda untuk waspada radikalisme yang disebarkan via digital, seperti media sosial (medsos).
Rycko menyebut penyebaran paham kebencian dan kekerasan di dunia maya perlu diwaspadai, terlebih bagi kaum muda karena mereka adalah sasaran utama kelompok radikal.
“Hati-hati di online. Kenapa yang menjadi sasaran utama empuknya anak-anak kaum remaja dan perempuan? Mereka adalah generasi penerus bangsa," ucap Kepala BNPT sebagaimana keterangan tertulis diterima di Jakarta, Sabtu.
BACA JUGA : 3 Napiter Baca Ikrar Setia NKRI, Berjanji Tinggalkan Ajaran Radikalisme
Menurut Rycko, kewaspadaan terhadap narasi permusuhan dan perpecahan di dunia maya berkaitan erat dengan urgensi generasi muda menjaga persatuan dan kesatuan demi masa depan Indonesia yang aman dan damai.
Jenderal Polisi bintang tiga itu pun mengingatkan bahwa Indonesia dibangun dari berbagai perbedaan suku, agama, ras, budaya, dan bahasa. Hal itu harus disadari oleh generasi muda bahwa menerima perbedaan menjadi penting dalam praktik bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dirinya menilai, satu-satunya titik terlemah Indonesia adalah dengan membuat generasi muda terpecah belah. Oleh karena itu, ia berpesan agar para generasi muda terus memelihara persatuan dan kesatuan.
“Jaga persatuan dan kesatuan, jaga negeri ini dengan menjaga diri kita masing masing. Jangan mau dipecah belah," pesan Rycko di hadapan santri di Pesantren Terpadu Qoshrul Muhajirin dan para mahasiswa Universitas Siliwangi, di Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (17/11/2023).
Ia memberi contoh kuatnya persatuan dan kesatuan melalui Sumpah Pemuda 1928. Ketika itu, kata Rycko, seluruh pemuda duduk bersama membangun persatuan dan kesatuan yang berdampak besar bagi perjuangan para pahlawan dalam melawan penjajah.
“Karena pada waktu kita sendiri-sendiri, kita tidak bisa melawan penjajah. Para pemuda membangun persatuan dan kesatuan melalui Sumpah Pemuda, dengan berbagai perbedaan kita satukan, negara ini menjadi kuat. Indonesia ada karena ada persatuan dan kesatuan,” ucapnya.
Kepala BNPT juga mengingatkan generasi muda untuk waspada jika ada sekelompok oknum yang menggunakan ujaran kebencian dan mengarah kepada kekerasan dengan mengatasnamakan agama.
“Tidak satu pun di dunia ini yang mengajarkan tentang kekerasan. Semua agama mengajarkan tentang kebaikan, cinta kasih, rahmatan lil alamin, perdamaian dan kemanusiaan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut operasi di Papua berhasil merebut delapan pucuk senjata dari kelompok OPM.