Advertisement
6 Polisi Penembak Mahasiswa Kendari Jalani Sidang Disiplin
Selasa, 22 Oktober 2019 - 18:27 WIB
Sunartono
Petugas mengawal mantan Kapala Satuan Reserse Kriminal Polres Kendari, Ajun Komisaris Polisi (AKP) DK (tengah) untuk menjalani sidang disiplin Profesi dan Pengamanan (Propam) di Polda Sulawesi Tenggara, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (18/10/2019). AKP DK menjalani sidang disiplin terkait dugaan pelanggaran Standar Operasional Pengamanan (SOP) karena membawa senjata api jenis HS-9 saat mengawal aksi unjuk rasa mahasiswa pada Kamis (26/9/2019). - Antara/Jojon
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Polri mengungkapkan bahwa keenam oknum anggota yang terlibat kasus pelanggaran disiplin pada saat mengamankan aksi unjuk rasa di Kendari Sulawesi Utara sudah menjalani sidang disiplin.
Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra menjelaskan bahwa lima oknum anggota berpangkat Bintara sudah jalani sidang disiplin sebanyak 2 kali, sementara satu oknum anggota berpangkat perwira sudah satu kali menjalani sidang disiplin.
Keenam anggota itu diduga melanggar kode etik, karena membawa senjata api saat mengamankan aksi mahasiswa di Kantor DPRD Sulawesi Utara yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia.
"Terhadap keenamnya sudah disidang disiplin ya, karena mereka melanggar ketentuan penanganan saat unjuk rasa yaitu tidak diperbolehkan bawa senjata api, tetapi mereka bawa senjata api," tutur Asep, Selasa (22/10/2019).
Menurutnya, sidang disiplin itu akan digelar hingga beberapa kali sebelum diputuskan sanksi untuk enam oknum anggota Polri asal Polda Sulawesi Utara tersebut.
"Jadi nanti pada sidang disiplin ini ada beberapa tahapan-tahapan hingga putusan nanti," katanya.
%20(1).jpg)
Lima orang polisi menjalani sidang disiplin di bidang Propam Polda Sulawesi Tenggara, Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (17/10/2019). Bidang Propam Polda Sulawesi Tenggara menggelar sidang disiplin terhadap lima anggota polisi yang diduga melanggar Standar Operasional Pengamanan (SOP) saat mengawal aksi unjuk rasa mahasiswa yang berujung tewasnya dua mahasiswa di Kendari, Sulawesi Tenggara pada Kamis (26/9/2019) lalu./Antara-Jojon
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IAGI Ungkap Dua Penyebab Dugaan Sinkhole di Limapuluh Kota
- Indonesia Larang Impor Daging Babi dari Spanyol akibat Wabah ASF
- Bareskrim Selidiki Dugaan Kejahatan Lingkungan di Banjir Bandang Aceh
- Kim Jong Un Klaim Uji Rudal Hipersonik Respons Situasi Global
- Venezuela Bergejolak Usai Maduro Ditangkap Pasukan AS
Advertisement
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Wisata
| Selasa, 06 Januari 2026, 20:37 WIB
Advertisement
Berita Populer
- DLH Jogja Jemput Sampah Organik Kering, 200 Kg per Kelurahan
- Antisipasi Super Flu, Bandara Ngurah Rai Pasang Thermo Scanner
- Pemkab Sleman Kucurkan Rp145 Juta untuk Renovasi Masjid
- Libur Nataru, Kunjungan Wisata Gunungkidul Tembus 332 Ribu
- KPK Duga Eks Sekdis CKTR Bekasi Terima Aliran Uang Bupati
- Kasus Wonokromo, Pemkab Bantul Kumpulkan Bendahara Kalurahan
- Jadwal KRL Solo Jogja, Selasa 6 Januari 2026
Advertisement
Advertisement




