Advertisement
Keluarga Tak Percaya Jaelani dan Abdul Karim Terlibat Jaringan Teroris
Salah satu lokasi yang digerebek Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri di Bogor, Jumat (5/5/2018). - Okezone.com
Advertisement
Harianjogja.com, BREBES—Kustati, 38, kakak kandung Jaelani, 36, dan Abdul Karim, 31, mengaku tidak percaya jika kedua adiknya terlibat jaringan teroris yang ditangkap oleh Tim Densus 88 Antiteror di wilayah Kabupaten Sukorejo, Jawa Tengah.
"Selama ini, adiknya Jaelani dan Abdul Karim merupakan sosok yang baik di mata keluarga dan di lingkungannya dan tidak melakukan gerakan yang mencurigakan," kata Kustati, warga Desa Kluwut, Kabupaten Brebes, Rabu (16/10/20191).
Advertisement
Kendati demikian, kata dia, kedua adiknya sempat meminta keluarganya agar tidak memajang foto dirinya yang ada di rumah sebelum pergi merantau.
Jaelani, 36, dan Abdul Karim dilahirkan di Desa Kluwut RT03 RW06 Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, dan mereka hanya mengenyam pendidikan di bangku sekolah dasar (SD). "Selama ini, yang saya ketahui kedua adiknya bekerja di Jakarta sebagai penjual es jeruk," katanya.
BACA JUGA
Orang tua terduga teroris, Sodikun (67) mengatakan, pihak keluarga juga baru mengetahui kalau Jaelani dan Abdul Karim pindah ke Sukoharjo belum lama ini.
Keluarganya, kata dia, mendengar kabar kedua anaknya ditangkap oleh Tim Densus 88 Antiteror dari adik ipar anaknya (Jaelani, red.), sekitar pukul 11.00 siang. "Jaelani terakhir berkomunikasi dengan keluarga sekitar seminggu lalu dan hanya menanyakan perihal pekerjaan keduanya di Sukoharjo," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Iran Naikkan Gaji 60 Persen Saat Perang, Strategi atau Tanda Krisis?
- BPOM Cabut Izin Edar 8 Kosmetik, Promosi Berbau Asusila
- KPK Periksa Gus Alex Terkait Korupsi Kuota Haji Seusai Penahanan Yaqut
- Ledakan Keras di Masjid Jember Saat Tarawih, 1 Jemaah Dilarikan ke RS
- Chelsea Kena Sanksi Rp225 Miliar, Ini Sebabnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Seratus Anak di Sleman Ikuti Pesantren Ramadan Bersama BAZNAS
- Temukan Nuthuk Harga di Pantai Bantul, Wisatawan Bisa Lapor ke Sini
- Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Dibahas DPR Setelah Lebaran
- Modus Lowongan Model Berujung Teror di Kulonprogo
- IGD dan Layanan Persalinan di Gunungkidul Siaga Saat Lebaran
- Penetapan Idulfitri Berpotensi Diperdebatkan karena Data Hilal
- SD Negeri di Jogja Diminta Jemput Siswa Baru ke PAUD
Advertisement
Advertisement









