Advertisement
Densus 88 Antiteror Tangkap Suami Istri Terduga Teroris di Malang
Rabu, 16 Oktober 2019 - 16:27 WIB
Nina Atmasari
Tim Densus 88 Anti Teror - ANTARA/Mohammad Ayudha
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-- Penangkapan terduga teroris kembali dilakukan Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror. Kali ini, mereka menangkap pasangan suami isteri inisial RK dan APH terkait perkara dugaan tindak pidana terorisme.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan keduanya diamankan pada Selasa 15 Oktober 2019 sekitar pukul 13.05 WIB di Jalan Kedawung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang Jawa Timur.
Menurut Barung, kedua terduga teroris itu terlibat dalam jaringan tersangka teroris penusuk Menko Polhukam Wiranto, Abu Rara beberapa waktu lalu di Pandeglang, Banten.
"Memang benar, telah dilaksanakan penangkapan oleh Tim Densus 88 Antiteror terhadap terduga teroris yang mana terkait dengan kelompok Abu Rara," tuturnya saat dikonfirmasi, Rabu (16/10/2019).
Barung menjelaskan bahwa kedua terduga teroris tersebut kini tengah dibawa ke Mako Batalyon B Pelopor di Malang untuk diperiksa lebih lanjut oleh tim penyidik.
Barung memastikan, tim penyidik akan terus mengembangkan perkara tindak pidana terorisme tersebut dan menangkap pelaku lainnya.
"Saat ini yang bersangkutan masih didalami dan dimintai keterangannya ya. Kami akan kembangkan terus kasus ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Dari Banjir Aceh ke Lonjakan Ekspor, Kafe Tanjoe Kopi Eksis di Jogja
Wisata
| Senin, 13 April 2026, 16:27 WIB
Advertisement
Berita Populer
- Dari Banjir Aceh ke Lonjakan Ekspor, Kafe Tanjoe Kopi Eksis di Jogja
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 14 April 2026, Lengkap
- Halalbihalal Alumni Janabadra Jogja, Perkuat Jejaring Nasional
- Kasus Campak Kembali Muncul, Ini yang Jadi Sorotan Dokter
- Hasil Survei: Kepercayaan Publik ke Prabowo-Gibran Masih Tinggi
- Hanya 2,8 Persen ASN Jogja WFH, Evaluasi Digelar Akhir April
- ASN DIY WFH Tiap Rabu, Perjalanan Dinas dan Kendaraan Juga Dihemat
Advertisement
Advertisement








