Berujung Perusakan, Ini Kronologi Unjuk Rasa di Penajam Passer Utara

Polda Kaltim - kaltim.polri.go.id
17 Oktober 2019 00:57 WIB Anitana Widya Puspa News Share :

Harianjogja.com, BALIKPAPAN— Polda Kalimantan Timur (Kaltim) menyatakan situasi sudah terkendali setelah terjadinya unjuk rasa di Penajam Paser Utara.

Kabid Humas Polda Kaltim Ade Y Suryana menjelaskan sebelumnya pada Rabu (16/10/2019) pukul 13.00 WITA sebanyak 100 orang bergerak menuju ke Pelabuhan Fer. Mereka menggunakan perahu Klotok dan Speed boat untuk aksi unjuk rasa terkait terjadinya peristiwa penganiayaan yang menimbullkan korban.

Setiba di lokasi pada pukul 14.20 WITA massa langsung menuju ke pelabuhan klotok dengan merusak pos loket tiket kapal klotok dan menghentikan transportasi speed maupun kapal.

“Selanjutnya pada Pukul 15.00 WITA terjadi dialog antara perwakilan masa aksi dan pihak kepolisian [Kapolres PPU dan Kapolres Paser],” jelasnya melalui keterangan resmi yang diterima JIBI/Bisnis Rabu (16/10/2019).

Menurutnya, pihak kepolisian  berupaya memfasilitasi dengan melakukan di Kantor Pemkab PPU, tetapi tidak mencapai kesepakatan. sekitar pukul 15.30 WITA kelompok massa terus bertambah dan melakukan aksi pembakaran terhadap pos loket tiket pelabuhan kapal Klotok.

Pada pukul 17.15 WITA Kapolda Kaltim tiba di lokasi dan langsung lakukan komando kendali situasi. “Saat ini situasi sudah terkendali,” jelasnya.

Untuk selanjutnya, Ade mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak menyebarluaskan gambar-video yang sekira dapat memperkeruh suasana. Selain itu juga idak melakukan upaya di luar koridor hukum dan bahkan melanggar hukum. Dia meminta masyarakat mempercayakan proses penanganan permasalahan kepada aparat penegak hukum.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia