Sebagian Massa Aksi Bertahan di Thamrin, Polisi Sterilkan Bundaran HI

Newswire
Newswire Jum'at, 12 Juni 2026 20:37 WIB
Sebagian Massa Aksi Bertahan di Thamrin, Polisi Sterilkan Bundaran HI

Massa aksi unjuk rasa yang terdiri dari mahasiswa berbagai kampus duduk bersama aparat keamanan dalam orasi di kawasan Jalan MH Thamrin sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat, yang diblokade Jumat (12/6/2026). ANTARA/Khaerul Izan.

Harianjogja.com, JAKARTA—Aksi unjuk rasa yang digelar ribuan mahasiswa dari berbagai universitas di Jakarta masih berlangsung hingga Jumat (12/6/2026) malam. Massa aksi tetap bertahan di Jalan MH Thamrin arah Bundaran HI meski telah melewati batas waktu penyampaian pendapat yang ditetapkan hingga pukul 18.00 WIB.

Hingga sekitar pukul 19.30 WIB, para mahasiswa belum membubarkan diri dan masih bertahan di lokasi dengan pengawalan ketat aparat gabungan TNI dan Polri.

Sempat Memanas, Namun Tetap Terkendali

Aksi yang dimulai sejak pukul 14.30 WIB tersebut beberapa kali memanas. Massa sempat mencoba membuka blokade aparat dan merangsek menuju kawasan Bundaran HI.

Namun upaya tersebut berhasil dicegah petugas keamanan. Meski terjadi ketegangan, situasi secara umum tetap kondusif dan terkendali.

Menariknya, di tengah aksi, mahasiswa dan aparat sempat duduk bersama sambil mendengarkan orasi yang disampaikan secara bergantian. Kondisi ini menunjukkan adanya upaya menjaga suasana tetap damai meskipun sempat terjadi gesekan.

Massa Terus Bertambah dari Arah Semanggi

Menjelang petang, arus massa masih terus berdatangan dari arah Semanggi menuju kawasan Thamrin dan Bundaran HI. Mereka membawa atribut aksi sambil menyuarakan tuntutan.

Di sisi lain, aktivitas masyarakat di sekitar lokasi tetap berjalan, meski kepadatan lalu lintas tak terhindarkan. Bunyi klakson kendaraan pun terdengar bersahutan di sepanjang Jalan MH Thamrin.

Polisi Blokade Bundaran HI Demi Cegah Kemacetan

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa sterilisasi kawasan Bundaran HI dari massa aksi dilakukan berdasarkan pertimbangan teknis dan dampak sosial.

Jalan Jenderal Sudirman dan MH Thamrin disebut sebagai pusat sirkulasi kendaraan di ibu kota. Jika massa terkonsentrasi di titik tersebut, risiko kemacetan total hingga ke jalur arteri lain dinilai sangat tinggi.

Selain itu, kawasan Bundaran HI juga merupakan pusat transportasi publik dan area vital ekonomi nasional, termasuk kawasan perhotelan internasional.

“Gangguan di titik ini bisa berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat dan ekonomi,” jelas pihak kepolisian.

Polisi: Tidak Ada Surat Pemberitahuan Aksi

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyatakan belum menerima surat pemberitahuan resmi terkait aksi tersebut. Kabid Humas Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan ke sejumlah wilayah dan direktorat, namun tidak menemukan dokumen tersebut.

Meski demikian, aparat tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi secara tertib.

Aksi mahasiswa di kawasan Thamrin hingga Bundaran HI menunjukkan dinamika penyampaian aspirasi di ibu kota yang tetap dijaga dalam koridor kondusif. Meski sempat memanas dan berlangsung hingga malam, aparat dan massa mampu menahan diri sehingga situasi tetap terkendali.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online