Jokowi Umumkan Kabinet Minggu Sore? Begini Jawaban Moeldoko

Presiden Joko Widodo memberikan pernyataan usai bertemu pimpinan MPR di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/10/2019). - Bisnis/Amanda Kusumawardhani
16 Oktober 2019 18:57 WIB Yodie Hardiyan News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Pemilu 2019, Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan dilantik pada Minggu (20/10/2019). Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan bukan tidak mungkin Presiden Joko Widodo akan mengumumkan daftar menteri periode 2019-2024 pada Minggu sore (20/10/2019).

Seperti diketahui, Jokowi akan dilantik sebagai Presiden Indonesia periode 2019-2024 pada Minggu (20/10/2019) siang di Gedung MPR. Pada pagi harinya, Jokowi akan menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) sejumlah pemimpin negara yang datang ke Istana.

Bukan tidak mungkin, Jokowi akan mengumumkan nama menteri itu pada Minggu (20/10/2019) sore. "Setelah itu siangnya, sesuai jadwal ke gedung MPR. Setelah dari sana, nanti ada kegiatan apa, kalau Bapak Presiden sepertinya ingin bekerja ya bisa saja terjadi akan pengumuman (menteri)," kata Moeldoko dalam konferensi pers, Rabu (16/10/2019).

Seperti diketahui, belum dapat diketahui secara pasti kapan Jokowi akan mengumumkan menteri. Kemungkinannya adalah Jokowi akan mengumumkan para menteri pada hari yang sama saat pelantikan pada Minggu (20/10/2019) atau setelah Minggu.

Di sisi lain, Moeldoko mengatakan Presiden ingin pelantikan tersebut diselenggarakan secara khidmat, agung dan sederhana di Gedung MPR. Menurut Moeldoko, Presiden ingin perayaan pelantikan tidak dilakukan berlebihan.

Dengan demikian, acara Parade Budaya di Jakarta yang semula direncakan diselenggarakan pada hari pelantikan, diminta oleh Presiden untuk dibatalkan. "Beliau ingin segera bekerja. Itu poinnya, sehingga tidak perlu ada euforia," kata Moeldoko

Kendati acara Parade Budaya di Jakarta dibatalkan, Ketua Panitia Pelaksana Parade Budaya Andi Gani Nena Wea menyatakan acara perayaan pelantikan Jokowi-Ma'ruf tetap dilaksanakan di berbagai daerah seperti Yogyakarta, Surabaya, Kuningan (Jawa Barat) dan sebagainya.

Andi mengatakan para relawan tetap akan hadir di Istana Kepresidenan pada hari pelantikan tersebut. Menurutnya, sejumlah relawan dari berbagai daerah dan luar Indonesia telah berdatangan ke Jakarta untuk datang ke Istana. "Pengerahan massa tidak dapat kami hindari, karena massa dalam jumlah besar tetap akan hadir di Istana," kata Andi.

Sumber : Bisnis.com